Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.
Senin, 30 Juli 2012
Cara Mencapai Karier Impian
Sabtu, 30 Januari 2010
NASIHAT ORANG TUA KEPADA ANAK
Semoga Allah SWT berkenan memberi petunjuk dan pertolongan kepada kita dalam beramal shalih. Orang tua akan merasa gembira jika melihat kita sehat-sehat selalu, pandai, cerdas, cepat mengerti, berakhlak mulia, memegang teguh ajaran agama, ramah tamah, lemah lembut, dan banyak teman yang simpati kepada kita. Karena kita suka menolong dan menyantuni orang lemah dan miskin, memaafkan kesalahan orang lain, dan tidak mengabaikan hak hak kita terhadap Allah SWT, pencipta kita.
Jika kita anak yang suka menerima nasihat, maka kita harus menerima nasihat orang tua. Sebab orang tua adalah guru yang mengasuh rohani kita. Tidak ada seorang pun yang mengharapkan kebahagiaan kita, melebihi orang tua kita.
Nasihat ini timbul dari hati orang tua yang suci. Terimalah apa saja yang disampaikan kepada kita. Laksanakanlah semuanya itu dengan sebaik-baiknya. Baik di sekolah maupun di luar sekolah
Jika kita tidak mau mengindahkan nasihat orang tua, berarti merugikan diri kita sendiri, pasti dijauhi teman- teman sebaya kita.
Jika kita tidak mau meneladani sepak terjang gurumu, maka siapa lagi yang akan kita tiru? Lalu, untuk apa kita bersusah payah duduk dihadapan orang tua?
Orang tua betul betul mengharapkan anak yang salih dan berbudi, apakah kita menginginkan orang tua kita benci dan tidak mengindahkan kemaslahatannya? Tentu tidak, bukan?
Orang tua benar-benar sangat mengharapkan kebahagiaan kita. Oleh sebab itu, bantulah orang tua dalam melaksanakan tugas suci ini, dalam artian mau menjalankan dan mematuhi apa saja yang diajarkan kepada kita tentang akhlak yang sempurna. Akhlak yang baik itu adalah merupakan perhiasan bagi manusia, baik untuk diri sendiri, teman-teman sebaya dan sanak saudaranya. Oleh karena itu, hendaklah kita berbudi pekerti yang mulia, agar dihormati dan disegani oleh masyarakat sekitar kita.
Jika ilmu pengetahuan itu tidak dihiasi dengan akhlak yang mulia, maka kepandaian kita akan lebih berbahaya daripada kebodohan kita. Tetapi tidak ada sedikit pun alas an untuk tidak berhias dengan akhlaqul karimah (budi pekerti yang mulia)
Janganlah kita takut pengawasan orang tua terhadap dirimu. Sebab meneliti diri sendiri lebih afdal dari pada dikoreksi oleh orang lain.
Rosulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untuk Zat-Nya sendiri. Dan tidaklah patut untuk agama mu ini kecuali dermawan dan budi pekerti yang baik. Oleh sebab itu, ingatlah, hiaslah agamamu ini dengan dua sifat itu,”
Senin, 18 Januari 2010
Hidup Harus Seimbang

Hidup Harus Seimbang
Ingin hidup tentram dan bahagia adalah dambaan setiap insan manusia baik dari belahan dunia seberang dan negeri kita sendiri, dari yang miskin bahkan yang kaya pun masih juga membutuhkan kebahagiaan hidup, banyak diantara kita mengharapkan hidup bahagia hanya berdasarkan pada jumlah kepemilikan harta semata, pada dasarnya kekayaan dan kemiskinan adalah ujian untuk manusia dari sang pencipta Alam yaitu Allah SWT.
Allah SWT membolak balikkan suasana hati manusia sebagai ujian yang nyata bagi kita sebagai manusia, yang kaya di uji dengan berbagai kelebihan yang mereka miliki, apa mereka sibuk berfoya foya dengan hartanya atau menyombongkan diri dengan yang lain, kita yang masih di dera ketikdak mampuan dalam hal ekonomi juga diberi ujian, sejauh mana kita dapat bersyukur dan senantiasa berusaha mendapatkan yang kita inginkan dengan jalan yang benar, sejatinya kaya dan miskin adalah bentuk ujian dan anugera sejauh mana kita menyikapi atas apa yang Tuhan berikan pada kita.
Banyak diantara kita baik yang kaya ataupun yang miskin ingin mendambakan kebahagian dan ketentraman yang sejati, tapi tidak tahu harus berbuat seperti apa agar bisa hidup seperti diatas, manusia akan hidup bahagia dan tentram dalam dunia ini apabila dapat mengerjakan hidup secara seimbang dan tetap istiqomah dengan apa yang sudah menjadi bagian yang harus kita lakukan.
Jika memang menginginkan hidup bahagia dan tentram hendaknya kita bisa menjalan beberapa tips dibawah ini yang Insya Allah bila kita melakukannya dengan sebaik dan sebenarnya kita akan meraihnya yaitu :
1. Menjalankan perintah Agama,
agama adalah sumber kebahagiaan bagi kita yang ingin bahagia, banyak diantara kita sibuk dengan rutinitas duniawi yaitu sibuk bekerja, menikmati kekayaan dan pergaulan hidup yang membuat kita lupa serta seringkali kita terlena hingga terjerumus dalam lingkaran yang merugikan baik jiwa dan fisik kita, keputus asaan dan jiwa yang kering itu menunjukkan kita jauh dari ajaran agama yang kita anut, maka dari itu kebutuhan jiwa utamanya adalah menjalankan perintah agama dengan sebaik baiknya, dengan mengaplikasikan nya dalam kehidupan sehari hari, baik dirumah, dikantor maupun dalam pergaulan sehari-hari.
2. Bekerja,
bekerja juga penting bagi hidup kita karena dengan bekerja kita akan bisa membiayai kebutuhan keluarga kita bagi yang sudah bekeluarga, menabung sebagai bekal untuk mempersiapkan pernikahan bagi mereka yang hendak membentuk rumah tangga, ada pepatah bilang mengatakan “Bekerjanya kamu seolah olah kamu masih hidup lebih lama lagi didunia” apa yang kita tangkap dari pepatah ini tidak semestinya membuat kita bermalas malasan dalam bekerja hanya makan gaji buta, menyelewengkan waktu bekerja, mengambil yang bukan hak nya dalam bekerja. Bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas yang kita dapatkan dari pimpinan perusahaan adalah penting tapi kita juga harus tahu waktu, kapan waktunya bekerja, beristirahat dan pulang, karena hidup hanya digunakan untuk bekerja cepat atau lambat hidup akan terasa gersang hanya mengejar materi saja, ujung ujungnya pelampiasan yang merugikan kita dengan pergaulan yang tidak sehat.
3. Belajar,
belajar adalah salah satu kebutuhan yang harus di lakukan, sejatinya kita mulai dilahirkan di dunia ini adalah belajar, belajar menangis, berdiri sampai dapat berjalan. Belajar memiliki urutan terpenting, dengan belajar kita bisa menjadi tahu, semakin dewasa dalam bersikap dan sebagai bekal kita dalam dalam mencari nafkah, dengan belajar kita mengangkat harkat dan martabat kita di mata orang lain, membedakan satu dengan yang lain senantiasa santun bagai pada yang semakin berisi semakin menunduk, ilmu itu luas maka bila kita ingin menjadi pribadi yang mengerti harus bisa belajar dari setiap aspek dan sudut hidup yang kita jalani sehari-hari.
4. Bersedekah,
Bersedekah adalah satu wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT dengan cara berbagi kepada yang tidak mampu, seperti anak – anak yatim piatu, fakir miskin, orang orang tua / panti jompo yang tidak memiliki saudara, mereka semua membutuhkan uluran tangan atau bantuan dari kita. Bersedekah tidak harus berwujud materi, tapi bisa berwujud dalam bentuk lain, tenaga atau ilmu yang bisa bagi kepada anak anak orang yang tidak mampu menyekolah anak anaknya dengan cara memberikan pengajaran dan pelatihan gratis, memberikan buku bacaan yang kiranya sudah tidak digunakan lagi kepada mereka atau lain nya. Baik yang kaya ataupun yang miskin dianjurkan untuk senantiasa bersedeka, tolong menolong dengan begini hidup akan lebih tentram rukun damai. Karena Allah SWT akan senantiasa memudahkan atas apa yang kita inginkan bila kita sering bersedekah. Senyum bagi saya juga termasuk ibadah, dengan senyum orang akan senang dengan sikap yang kita tampilkan kepada orang lain.
5. Bersilaturahmi
Dengan silaturahmi hubungan kita sesama manusia akan lebih harmonis, tahu kabar dan keadaan saudara kita, membantu saudara yang ditimpa musibah dan berbagi mencari jalan keluar bilamana saudara kita ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya, dengan silaturahmi merekatkan hubungan yang mungkin lama putus menjadi tersambung, dengan silaturahmi bisa mendatangkan rejeki, bisa bekerja sama bila kiranya kita memiliki visi dan misi dalam mencari atau bekerja bersama. Mari kita tingkat tali silaturahmi kita baik kepada saudara, tetangga ataupun orang yang menganggap kita musuh, berbuat baik secara terus menerus dengan dilandasi jiwa yang ikhlas Insya Allah, Allah SWT akan memberikan ketentraman, damaian dan bahagiaan dalam mengisi hidup ini.
Alhamdulillah jika semua urutan diatas dapat kita laksanakan terus menerus dan sembari ada perbaikan pada diri kita apa yang kita inginkan akan cepat terwujud bahagia dunia dan akhirat kita dapatkan, ibadah kita terlaksana dengan baik seperti ajaran dan perintah agama kita lakukan dalam kehidup sehari hari, bekerja dengan sebaik baik nya, tidak menyelewengkan atau mengambil yang bukan hak kita, senantiasa belajar, belajar dari setiap masalah yang kita hadapi sehari hari dan selalu menjadi bagian dari solusi. Kita bisa bersedekah sesuai kemampuan kita tidak perduli kita miskin atau kaya karena Allah SWT akan membalas setiap kebaikan yang kita lakukan di dunia ini. Maha Suci Allah atas segala karunia yang diberikan kepada kita, mari kita senantiasa menjadi hamba yang bersyukur menjalan perintah-Nya dan Menjauhi segala Larangan-Nya.
Amien Amien Ya Robbal Alamien
Minggu, 17 Januari 2010
Tersenyum

Tersenyum
Manusia yang memiliki sifat mudah tersenyum adalah manusia yang senantiasa mengerti dan berbagi kedamaian hati nya dengan orang lain entah itu dengan saudara, teman bahkan tetangga yang belum kita kenal sekalipun. Dengan senyuman setidaknya bisa membuat orang yang kita lihat dan sapa secara tidak langsung membalas pula dengan senyuman, senyum itu melambangkan kedamaian dan ketentraman hati seseorang yang diliputi rasa bahagia.
Dengan senyuman kita bisa mendapat teman baru, baik itu di kampung halaman, tempat kerja ataupun dalam aktivitas yang lain menambah tali silaturahmi diantara kita sebagai insan manusia yang memang hidup bersosial satu dengan yang lain untuk berinteraksi dan bekerja sama dalam hidup di dunia ini.
Hendaknya kita sebagai manusia bisa mencontoh suri tauladan nabi besar kita Muhammad Saw, beliau selalu tersenyum dalam berbicara dan berdakwa, walau hujatan, caci maki bahkan ingin dicelakakan oleh sebagian musuh musuhnya waktu itu. Beliau adalah Insan yang mulia di dunia ini memiliki sifat pemaaf dan segala kebaikan yang sulit ditandangi.
Pribadi yang murah senyum melambangkan pribadi yang optimis dan dan posifit serta memiliki sifat yang ramah, lemah lembut dan menghargai orang lain, orang akan merasa senang bila lawan bicara nya senantiasa tersenyum sebagai tanda rasa hormat dan menghargai atas apa yang kita sampaikan.
Manfaat senyum diantaranya adalah :
1. Sebagai sedekah
2. Menambah keakraban dalam bekomunikasi.
3. menjadi pribadi yang sedap dipandang oleh orang lain
4. Mendatangkan rejeki dan menjauhkan permusuhan
5. Mengurangi emosi dan mencairkan suasana menjadi damai
6. Memperat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah
7. Orang akan menilai kita sebagai pribadi yang baik yang pantas untuk dijadikan teman bahkan sahabat.
Maka dari itu mulai sekarang seringlah tersenyum pada teman, saudara bahkan, orang lain yang kira nya menganggap kita menjadi musuh atau lawan, dengan senyum bisa mengurangi beban emosi yang kita miliki serta orang lain yang memandangnya nampak senang dengan apa yang kita tampilkan, senyumlah dengan jiwa yang ikhlas karena senyum yang ikhlas akan memberikan dampak yang luar biasa tidak kita bayangkan manfaatnya nanti pada hidup kita dan orang lain.
Dibawah ini adalah beberapa lagu yang berhubungan dengan senyuman yang bisa anda download dan nikmati dirumah ataupun ditempat kerja anda.
Buat Aku Tersenyum.mp3 by : Sheila On7
tersenyum lagi by : steven n coconut treez
Cinta masih bisa tersenyum.mp3 by : Ada Band
The power of smile ayooo tersenyum ya….. be happy
Jumat, 18 Desember 2009
Langkah langkah menghadapi pasangan selingkuh
8 Langkah Yang bisa dilakukan apabila perselingkuhan tengah menghinggapi hubungan anda
1. Menghentikan kebiasaan buruk tersebut karena anda tidak bisa hidup dalam hubungan jika kaki sebelah anda berada di luar pintu.
2. Mengawali hubungan setelah terjadi perselingkuhan.
3. Perlu pembicaraan terbuka mengenai apa yang terjadi sehingga diketahui akar masalah untuk perbaikan dikemudian hari.
4. Siap menerima tanggung jawab atas ulah yang telah dilakukan.
5. Ada keinginan untuk berjanji dan berkomitmen bahwa selingkuh tidak akan pernah terjadi kembali.
6. Orang melakukan affair sebaiknya mengkaji alasan pribadi yang mendorong penyimpangan ini dan memikirkan apa yang perlu diubah untuk menghindari godaan di kemudian hari.
7. Keduanya perlu memiliki tanggung jawab membangun fondasi hubungan yang baru.
8. Berkonsultasi dengan ahli terapi untuk membantu mengembalikan hubungan kembali ke tracknya.
Kamis, 22 Oktober 2009
Kerja Keras adalah Energi Kita Membangun Bangsa
Hard Work is the energy We Build Nations
Hard work has a very important role for the success of an individual, institutions and even countries. Hard work that does not know very desperate need for us as human beings can stand down of failure and poverty. Hard work is not only done through energy solely in the works but can also bring into the mind and ideas contribute to the common weal.
Working hard without the Arm with the mental attitude of a robust delivery of less lost interest even be worn often swallowed up by various problems and challenges that every time approached. Hard work is our energy to participate in building the nation and state to the welfare and prosperity that are intended by the people who shape the balance and continuity along the same line with capabilities and skills we have.
Natural resources that we have a time will run out eroded by the growing needs and more with the motor vehicle fuel or fuel oil. Fuel has an important role for the nation's economy, especially for transportation both land, sea or air, delays or gaps due to fuel needs are often not adequate to make the economy worse off, as a result of the small people cry, their needs are not met, the famine that experienced by small people. Not to mention government policies that tend to play safe without heeding the interests of small people.
Single people and government representatives who we love and pride, we are a small people look forward to more pro-people, prioritize the interests of small people, regardless of whether the policy now and then should be more reference to our interests as a small people.
hope and my view of pertamina in order to participate in a more pro-development people are as follows:
1. Come share in the training and scholarships for young people in research and create products that fuel renewable energy such as bio diesel, and others, because of our natural resources abundant someday will gradually be exhausted. That's for sure!!
2. Recruiting young people who excel and have great ideas and provide opportunities for those who have physical limitations but has the ability in other areas that are not associated with the physical, in order to take part in corporate sustainability and the development of a better pertamina again.
3. Participate actively pursue the prevention and reduction of environmental pollution, most of the pollution produced by motor vehicles is directly related to fuel. Whether it is by cultivating and producing natural products more environmentally friendly.
4. Has a motto that is more transparent, honest and useful for the common good.
5. Standards of discipline and responsibility and strict selection. which should have every pertamina workforce, many corruption and discipline occurred in its implementation, as it reduces the content of this middle road station is often referred to as "roadside pee" committed by unscrupulous drivers, timeliness is also important because it often spbu run out of stock due to delays in the delivery of fuel, which is often troublesome people who ultimately have an impact on commodities prices and the economy.
6. Provide training and motivation and career pertamina to labor, it is important for the development of standards and to always be able to give a better contribution and avoid the boredom with a routine in which they live during the workday.
7. No Come in practical politics, although indirectly the government policy regarding the increase in fuel oil is directly related to politics, at least pertamina can run public service standards better without participating in the political atmosphere with cloud services and good distribution.
8. Qualification working partner, employer or principal to prospective employers spbu clean away from the harmful CCN State. Lots of entrepreneurs who have spbu scandal or problems with the law, on this pertamina can provide a business license if the would-be entrepreneurs spbu net of legal problems.
9. Bulletin or a charity of filling stations pertamina and entrepreneurs to social activities and charity, which aims to reduce and help our brothers and sisters affected by natural disasters and poverty.
So my views and expectations of pertamina, hopefully later pertamina can make a more recent breakthrough for the common side, with a blog contest with the theme "Hard Work is the energy we" that means pertamina are open and need input for the progress and better services for the nation and the State.
Jumat, 18 September 2009
Tips Agar bisa Percaya Diri
Perasaan rendah diri sering menghampiri setiap insan manusia yang disebabkan oleh berbagai hal, kebanyakan perasaan rendah diri atau minder ini muncul karena kekurangan atau keadaan fisik yang tidak sebaik dengan orang lain, entah itu wajah yang tidak cantik atau tampan, cacat bawaan atau kondisi fisik. Perasaan rendah diri menyebabkan banyak orang takut untuk bertanya, takut untuk menyampaikan apa yang ingin diketahui, malu dalam bergaul dengan teman teman sebayanya, perasaan rendah diri terbentuk lebih karena kurangnya individu berkomunikasi dengan orang yang lebih tahu atau orang tua nya. Maka kita sebagai orang tua hendaknya bisa memberi bekal suri tauladan yang baik agar anak kita menjadi pribadi yang percaya diri.
Sebagai orang tua atau pun calon orang tua kita harus bisa membekali anak kita lebih cakap dalam berkomunikasi atau percaya diri, serta menjauhkan perasaan rendah diri karena kekurangan suatu hal yang ada ada pada anak kita. Orang yang memiliki perasaan rendah diri cenderung memiliki sifat yang pendiam dan takut melakukan suatu hal. Hal ini bisa menyebabkan tingkat kesuksesan nya lebih lamban bahkan jauh tertinggal dibanding dengan orang lain yang usia nya sama.
Tidak kenal maka tak sayang, pepatah ini patut dimiliki oleh orang tua terhadap anaknya, dengan demikian kita harus bisa memberi kasih sayang, menilai dan mengawasi sifat anak kita sejak dini agar terhindar dari sifat rendah diri, memberikan arahan dan nasihat serta berbagi pengalaman kita sebagai orang tua kepada anak kita hingga si anak dapat menelaah dan mengambil hikmah agar dapat dipergunakan dalam kehidupan nya kelak.
Pada waktu kecil saya dahulu perasaan rendah diri sempat saya alami, ya mungkin karena pada waktu itu merasa menyalahkan tuhan mengapa saya diciptakan seperti ini, tidak seperti saudara atau anak tetangga yang lain, semakin saya mengeluh karena keterbatasan yang saya miliki semakin saya menjadi pribadi yang cenderung pasif, seperlunya, asal aja melakukan suatu hal, dikarenakan keterbatasan fisik dan rasa malu,
Perasaan rendah diri membuat kita memiliki rasa malu, malu untuk berinteraksi, malu untuk menyampaikan pendapatnya kepada teman yang lain, rasa malu seperti ini lebih banyak merugikan diri kita sendiri, menghambat perkembangan kita menjadi lebih mengerti dan dewasa dalam menjalani hidup. Agar kita sukses dan maju sebisa mungkin bunuh dan hancurkan perasaan rendah diri dan malu yang tidak beralasan. Dengan demikian hidup kita lebih cerah dan bermanfaat bagi diri kita, orang lain bahkan lingkungan.
Memang sih, menghilangkan suatu hal yang bertahun tahun sudah mendarah daging pada diri kita amatlah susah, tapi kalau kita memiliki tekad untuk menjadi lebih baik, saya yakin anda bisa membunuh dan menghancurkan perasaan tersebut, belajar membunuh rasa malu tidak bisa secara instant dapat dilakukan, harus bertahap dan memerlukan pengorbanan untuk dapat melakukannya.
Dibawah ini adalah tips yang saya lakukan agar bisa percaya diri :
1. Senantiasa bersyukur atas apa yang Allah SWT berikan pada kita, baik itu fisik, kekayaan dan kemudahan dalam bekerja.
2. Memiliki perasaan optimis dan pola pikir yang positif.
3. Belajar memperhatikan orang lain dan diri sendiri serta amatilah diri mu sendiri dihadapan cermin, bicara apa adanya dan amatilah seperti apa dirimu, lakukan serileks mungkin dan membayangkan kalau kamu sedang berbicara dan mengemukakan pendapat mu dihadapan orang banyak.
4. Jangan sekali kali memberi penilaian yang buruk pada diri mu sendiri, karena apa yang kita lakukan anggap kita sedang belajar. Mendapat nilai baik atau buruk itu adalah bagian dari belajar, maka nikmatilah pembelajaran hidup kita ini. Agar kita dapat melangkah dan meraih yang terbaik.
5. Ambil hikmah disetiap apa yang kita alami.
6. Menghargai setiap perbuatan diri sendiri dan orang lain.
Mungkin sedikit banyak dalam tulisan saya ini ada hal yang kurang berkenan di hati anda para netter semua, saya menulis ini adalah bagian untuk pembelajaran saya agar saya bisa menjadi lebih baik, dan menuangkan apa yang ada dalam otak saya untuk saya bagi kepada anda. Sekian terimakasih
Kamis, 03 September 2009
Wajib Militer Penting Bagi Generasi Muda

Wajib Militer Penting Bagi Generasi Muda
Rasa nasionalisme generasi muda yang kian lama kian menurun akan membahayakan bangsa ini dalam masa yang akan datang. Sekarang ini banyak generasi yang lebih mengedepankan kesenangan dan pergaulan yang tidak sehat , gejolak jiwa muda yang selalu ingin bebas, tanpa diimbangi dengan pembinaan sedini mungkin membuat generasi muda sekarang ini tidak memiliki rasa kebanggaaan atau jiwa nasionalisme bangsa nya.
Berbagai fasilitas umum yang mendukung pergaulan bebas generasi muda sangat mempengaruhi rusaknya masa depan generasi muda. Seperti halnya diskotik, kafe atau sarana lainnya yang menjurus kearah maksiat atau perbuatan tercelah, mabuk-mabukan, sek bebas dan hal tercela lainnya.
Teknologi informasi yang sekarang ini berkembang begitu dahsyatnya kian-lama memberikan pengaruhi yang buruk bagi generasi muda saat ini, karena kebanyakan diantara generasi muda kita ini salah menggunakan teknologi, mereka memanfaatkan teknologi hanya untuk kesenangan, pelampiasan dan hal lainnya. Harusnya generasi muda bisa memanfaatkan adanya teknologi yang masuk dinegarai kita sebaik – baiknya bagi pendidikan dan perkembangan generasi muda yang lebih baik, jika bisa ikut serta andil dalam melahirkan teknologi baru bagi dunia. Bukan nya sebagai konsumen saja.
Bobroknya mental dan sikap generasi muda sekarang ini tidak terlepas peran dan kontrol orang tua terhadap anaknya dari lingkungan dan teman yang tidak baik, banyak sekali orang tua diperkotaan yang hanya sibuk mencari bekerja, belum lagi adanya kesetaraan gender bahwa wanita memiliki hak yang sama dengan pria dalam meraih karier. Menurut saya keseteraan memang perlu tapi harus ada keseimbangan antara peran ibu dan ayah. Ayah memiliki kewajiban untuk mencari nafkah dan ibu memiliki kewajiban untuk mendidik dan memberikan arahan dan bimbingan anaknya selama dalam rumah tangga.
Banyaknya wanita karier yang ada dikota-kota besar memberikan peluang bagi anak untuk mencari pelampiasan, karena dirumah merasa kesepian, hingga si anak lari mencari pelarian dalam lingkungan yang belum mereka ketahui, kehidupan dikota yang serba ada, dan kebanyakan orang tua diperkotaan sebagai obyek pemberi atau solusi bagi anaknya tanpa memberikan pelajaran dan bimbingan akan membuat jiwa anak muda mau enaknya saja tanpa berjuang dan berkorban dalam meraih apa yang mereka inginkan.
Melalui media blog ini saya ingin berbagi saran khususnya bagi pemerintah rekan netter umumnya. Untuk menanggulangi semakin menipisnya jiwa persatuan dan kesatuan atau rasa nasionalisme dikalangan generasi muda solusi terbaik adalah dengan adanya wajib militer dan pembinaan agama yang diperuntukkan bagi generasi muda, banyak sekali manfaat yang akan kita dapat dengan mengikuti wajib militer, kita sebagai generasi muda akan memiliki rasa percaya diri, mental yang kuat, disiplin, menjadi pribadi yang siap membela tanah air. Wajib militer penting bagi generasi muda karena akan menjadi modal dasar generasi muda dalam memperbaiki dan menata kembali semangat nasionalisme.
Wajib militer yang saya bahas disini adalah bukan untuk ikut berperang atau tugas bela negara dalam melawan bangsa asing, tapi pembinaan dan pendidikan bagi generasi muda, untuk melatih diri dan bertanggung jawab pada dirinya sendiri serta terhadap lingkungan dan bangsanya, tugas berperang tetap merupakan tugas wajib bagi mereka yang ikut bergabung dalam militer baik itu Angkatan Darat, laut, Udara dan lainnya.
Kapan dan lama nya wajib militer bagi generasi muda? Menurut saya wajib militer dimulai pada sekolah menengah atas, karena pada usia inilah mental dan jiwa anak masih mencari jati dirinya, dengan mengikuti wajib militer akan memberi pengaruh yang besar bagi kepribadian dan mental yang baik bagi generasi muda kita. Mengenai berapa wajib militer ini dilaksanakan bagi generasi muda adalah 4-6 bulan waktu untuk mengikuti wajib militer ini, saya yakin dengan adanya wajib militer bagi generasi muda akan memperkuat bangsa dan memperkokoh jiwa semangat nasionalisme untuk hidup dan membangun bangsa nya menjadi bangsa yang maju dan makmur.
Selasa, 25 Agustus 2009
Tertawa Lepas
tapi ingat? kalau bergurau jangan terlalu apalagi bergurau yang menjurus kepada sara, wah bisa berbahaya tuh, inginnya senang didapat eh malah jadi musuh.
orang tertawa biasanya sering diartikan dia lagi bahagia atau merespon sesuatu yang dianggap lucu, di negara barat sana malah ada kelompok yang kegiatannya tertawa bersama, baik laki-laki, perempuan tua muda mereka semua tertawa sekeras-keras agar otot bagian otot rileks dan tekanan batin yang mereka alami sedikit banyak berkurang. tertawa menurut mereka bisa menambah awet muda dan selalu merasa sehat, karena tertawa akan mempengaruhi kondisi jiwa seseorang yang senantiasa bahagia, berpikir positif dan hal lainnya yang menunjang aktifitas sehari-hari.
hahaha hahaha hahaha.... I love You Full, pasti kita semua tahu siapa yang sering mengatakan slogan ini, ya dia tidak lain adalah Mbah Surip yang belum lama ini begitu populer di berbagai stasiun televisi dengan karya musik nya dan dandanan rambutnya yang nyentrik bergaya reggae rastafara. setiap kali beliau bertemu orang selalu sering tersenyum bahkan acapkali tertawa lepas bila sedang wawancara dengan beberapa wartawan tv dan koran. sayang beliau telah lebih dulu meninggalkan kita, mendadak terkenal dan mendadak meninggal, andai saja beliau masih hidup mungkin kita masih bisa melihat gelak tawa nya.
aku yakin tertawa itu tidak dilarang sepanjang tidak merugikan lawan bicara kita,atau tertawa diatas penderitaan orang lain. iya nggak bro? so sering-sering tertawa ya biar kita lebih semangat dalam menjalani rutinitas sehari-hari. bergurau, menonton acara humor atau kejadian yang tak terduga terjadi biasanya bisa membuat kita tertawa.
Rabu, 19 Agustus 2009
KAMU BODOH!!
Kamu Bodoh!! Adalah kata-kata sampah yang tidak patut diucapkan, orang yang sering mengatakan kosa kata ini biasanya adalah orang yang memiliki karakteri sombong, merasa dirinya hebat dan pintar. Kelihatannya kosa kata ini simple dan mudah diucapkan begitu saja kepada orang yang tidak kita sukai, atau orang yang memiliki kekurangan dibandngkan kita.
Pada dasarnya kita semua adalah makhluk bodoh dan senantiasa harus belajar, jadi tidak sewajarnya kita menggunakan kosa kata demikian kepada orang lain, terlebih kepada saudara kita sendiri. Kata sampah ini bagai peluru yang ditembakkan kepada sasaran untuk melemahkan mental seseorang, memberikan peluang bagi orang tersebut bahwa dirinya memang bodoh, bahkan bisa menimbulkan kebencian kepada kita yang mengatakan kata sampah tersebut.
Kebencian yang berawal dari kata-kata sampah tersebut seringkali meruntuhkan perteman atau persahabatan yang telah lama dijalin, jadi kita hendaknya berhati-hati sekali dalam berbicara apalagi mengatakan kata-kata sampah demikian. Jika anda adalah pengantin baru, janganlah sekali-kali perbuat demikian. Jangan biasakan mengucapkan kata-kata sampah kepada pasangan anda. Karena bias-bisa rumah tangga yang anda bangun hancur, dan menyesal menjadi janda muda atau duda muda yang hanya menikmati mahligai rumah tangga seumur jagung.
Kata-kata sampah harus dibuang jauh-jauh bagi kita sebagai orang tua terhadap anak-anak kita, gurupun demikian tidak diperkenankan untuk mengucapkan kata-kata sampah terhadap murid didiknya disekolah. Guru adalah seseorang yang memberikan motivasi, pendidikan dan budi pekerja yang baik kepada murid-muridnya.
Disamping kebencian, dendam pun bisa terjadi hanya karena kata-kata sampah seperti ini, dendam yang menjadikan orang lebih baik sih nggak papa bahkan itu dianjurkan, tapi kalau sebaliknya yaitu dendam yang gelap mata, gimana coba? Wah bisa berabe dunk, bisa-bisa nyawa kita jadi taruhannya. Tuhkan seremkan hanya karena kata-kata sampah nyawa bisa melayang percuma. Uh takuuutttt……..!!
Lain halnya dengan kata-kata pujian, yang bisa membuat orang lain merasa nyaman, enak dalam berkomunikasi dan betah untuk berlama-lama dalam belajar bersama. Kata-kata pujian harus kita miliki dan kita amalkan kepada saudara, teman bahkan kepada orang yang lebih tua tanpa bermaksud menggurui, serta menciptakan keakraban dalam beraktifitas. Kata-kata pujian dan harapan akan mendatangkan berkah bagi kita, persabahatan, kemudahan dalam bekerja dan mengatasi masalah.
Marilah kita menghargai orang lain, walau kita lebih baik, lebih kaya, atau lebih pintar dari orang tersebut. Karena kelebihan yang kita miliki adalah anugerah yang harus senantiasa kita syukuri dan kita amalkan kepada orang lain. Mulai saat ini berawal dari kita sendiri jangan lagi mengatakan kata kata sampah, tahu sendirikan apa akibatnya jika melakukan nya? Lha wong kita aja nggak mau diremehkan apalagi dapat kata-kata sampah yang tidak baik.
Mari kita berbagi, berbagi apa yang bisa kita kasih kepada orang lain, tidak melulu materi atau harta, berbagi senyum juga boleh, iya kan? Enak kali kalau setiap orang melihat kita senantiasa menebar senyum. Hidup seakan di surga. Hehehe……..
Jumat, 07 Agustus 2009
STOP DREAMING START ACTION
Moto Yang Aneh!!
Itulah pikiran yang terlintas pertama kali ketika membaca kontes lomba SEO dengan judul “Stop Dreaming Start Action” yang diadakan oleh founder website internet marketing “Formulabisnis.com, Joko Susilo.
Iya emang aneh menurut saya, orang bermimpi kok dilarang? Hehehe…… banyak sekali orang yang tidak bias tidur, pengen bias tidur bahkan bermimpi, yang pasti pengennya mimpi yang indah-indah saja, iya nggak . Mimpi itu gratis, anugerah yang bisa menginspirasi jutaaan orang untuk hidup bahagia. Nggak nyambung kali ya…… sama mimpi yang akan kita bahas ini berkenaan dengan kontes SEO yang diadakan oleh founder Formulabisnis.com.
Menghentikan mimpi menurut saya adalah salah satu hal yang salah, tahu kenapa? Menurut saya manusia akan maju dan berkembang berawal dari mimpi, mimpilah yang menggerakkan seseorang berjalan menuju arah yang lebih baik. Atau bisa dikatakan hijrah atau berpindah demi perubahan masa depan yang terang benderang atau bebas financial, maka dari itu janganlah melarang atau menghentikan seseorang memiliki mimpi tapi sebaliknya, kita dianjurkan untuk memberi support berupa motivasi atau dana berupa modal usaha untuk mewujudkan mimpi tersebut.
Hidup dalam keterbatasan financial seringkali kita alami, baik itu terlilit hutang, modal usaha yang belum juga didapat dikarenakan persaingan dan syarat yang membelenggu calon pengusaha. System ekonomi saat ini yang lebih mengarah pada system ekonomi liberal yang lebih menguntungkan pengusaha yang memiliki modal besar dan membunuh para calon atau pengusaha kecil acapkali terjadi.
Bila kita ingin maju dan berkembang secara financial dan bisa hidup bahagia maka mimpi haruslah segera dilaksanakan, jangan hanya menjadi lamunan saja, hilang dan hanya menjadi angan-angan kosong belaka. Jikalau kita tidak bisa segera melaksanakan mimpi kita karena keterbatasan financial, kita bisa menjual mimpi kita kepada teman atau sahabat kita yang memiliki dana yang cukup yang bisa kita ajak kerja sama membangun usaha atau bisnis yang kita impikan tersebut.
Stop dreaming start action adalah slogan yang menarik bagi saya pribadi yang ingin bisa segera sukses bebas financial, banyak sekali diantara kita terutama kita yang tidak mampu memiliki rasa iri yang berlebihan, mencari pembenaran “Kenapa si A bisa kaya, itu karena orang tuanya yang kaya. Dan kita kita masih miskin juga walau sudah diusahakan kesana kemari? Menurut pandangan pendek saya semua berawal dari pola piker kita yang salah, jika kita ingin sukses dan bebas financial kita harus lebih banyak belajar dari orang yang sukses, menata mentalitas kita dalam berbisnis, kejujuran juga berperan penting bagi kelangsungan bisnis kita. Kebanyakan diantara kita yang belum sukses selalu menghakimi diri sendiri, karena ini lah itu lah dan lain sebagainya yang ujung-ujungnya menutup minat dan peluang kita menjadi orang yang berhasil.
Keterbatasan dijadikan alas an kenapa kita tidak bisa sukses seperti orang lain, pembelajaran pola piker sangatlah penting, karena pola piker yang sehat, optimis, penuh tantangan dan siap jatuh bangun adalah mental pebisnis yang tangguh. Kita patut bangga pada pada saudara kita pengusaha non pribumi, mereka dating ke negeri kita hanya bermodalkan NEKAD dari tanah leluhurnya datang ke Indonesia untuk merubah nasib, dibelahan bumi manapun pasti ada saudara kita non pribumi kita ini, mereka bisa hidup dan sukses karena memiliki pola pikir dan mental yang luar biasa hebat yang menganggap semua dan dimanapun kita berada haruslah memiliki pengendalian diri dan sikap ulet dalam berbisnis.
Start action lah segera bila kita sudah mampu, semua beral dari yang kecil dari bawah seperti menaiki anak tangga untuk menggapai bintang di langit, jatuh bangun laksana bayi yang belajar berdiri dan berjalan selangkah demi langkah walau tangisan selalu mengiringinya. Toh pada akhirnya yakinlah kita akan sukses bahkan bisa berlari kencang.
Ambil peluang. Banyak peluang di depan mata terbuang percuma, memanfaatkan peluang adalah salah satu etos seorang pengusaha sukses. Hanya saja banyak diantara kita tidak bisa memanfaatkan peluang yang ada, sudah menjadi sikap dasar manusia yang ingin hidup serba ada tanpa bersusah payah terlebih dahulu. Memiliki usaha tidak harus besar dan berwujud, bagi kita yang memiliki keterbatasan financial kita bisa menggeluti usaha bisnis internet marketing, semacam formula bisnis yang dijalani oleh Bapak Joko Susilo dari semarang yang sukses berlimpah dari usaha formula bisnis nya, dengan usaha formula bisnis ini beliau bisa memiliki rumah dan mobil baru belum lagi rekening beliau yang setiap hari mendapat kiriman uang yang berlimpah dari usaha ini. Menurut saya sukses Joko susilo ini tidak lepas dari semangat berbaginya yang luar biasa, menuangkan ilmu internet marketingnya secara Cuma-Cuma kepada orang lain melalui blog pribadinya di Jokosusilo.com. anda bisa membaca dan mengambil ilmu-ilmu internet marketing yang beliau tulis dalam blog tersebut.
Akhirnya penulis menyampaikan bahwa kontes semacam ini secara tidak langsung akan mendatangkan persaingan dalam berkreasi, memancing orang lain untuk menumpahkan segala apa yang ada dalam pikiran mereka dan membagi pengalamanan dan ilmu mereka terhadap sesama. Merangsang pemikiran pemuda untuk lebih maju, kreatif serta semangat berbagi yang bisa kita dapatkan dalam even kontes lomba seo kali ini. Hidup adalah perjuangan di mana setiap ada peluang dan berusaha menciptakan peluang untuk lembaran hidup lebih baik lagi.
Rabu, 15 Juli 2009
CARA BERKOMUNIKASI EFEKTIF
Komunikasi adalah hubungan dari dua belah pihak atau lebih. Hal ini penting dalam sebuah komunikasi adalah adanya komunikator (orang yang berkomunikasi). Sehingga dua arah bias tercapai. Tanpa kedua hal tersebut akan sangat mustahil sebuah komunikasi yang baik bias tercapai. Untuk mewujudkan seni berkomunikasi yang baik, ada beberapa hal yang mesti anda ketahui.
Seperti yang telah kita lihat, komunikasi tidak hanya sekedar menggabungkan rangkaian kata-kata. Berikut cara berkomunikasi efektif.
1. Perhatikan Nada Suara
Walau anda bukanlah seorang penyanyi, namun bukan berarti anda tidak pandai menggunakan nada-nada suara. Apa yang terjadi ketika berbicara anda sama sekali tak punya nada suara alias datar-datar saja? Bukan tak mungkin orang lain akan menganggap hal itu aneh. Hal yang mesti diperhatikan, menggunakan nada suara, bukan berarti juga anda melagukan gaya bicara anda. Namun beri tekanan suara pada maksud pembicaraan anda.
2. Gunakan kalimat mudah dipahami
Kata-kata yang kita gunakan adalah symbol-simbol. Dalam berkomunikasi sehari-hari, setiap manusia memiliki persepsi/konotasi tersendiri terhadap setiap kata yang diucapkan atau didengarkan. Siapa pun harus mengakui fakta ini dalam komunikasi kita sehari-hari. Ketika berbicara, seorang komunikator mesti memperhatikan fakta tersebut. Salah satu masalah yang sering muncul, seseorang kerap mengutarakan kata-kata yang hanya dipahami oleh dirinya sendiri. Akibatnya komunikasi sering merasa bingung dengan maksud pembicaraan tersebut. Bila hal ini sudah terjadi, bukankah justru kesulitan-kesulitan yang akan muncul.
3. Gunakan bahasa tubuh yang baik
Bahasa tubuh adalah satu istilah yang telah digunakan untuk mengekspresikan suatu bentuk komunikasi yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata.
Telitilah dua orang yang terlibat dalam suatu komunikasi. Biasanya mereka menggunakan gerakan isyarat, sikap tubuh, dan berbagai teknik fisik lainnya untuk menguatkan dan menginterpretasikan kata-kata mereka. Para komunikator yang handal umumnya memiliki kemampuan tersendiri soal pemahaman bahasa tubuh. Seorang komunikator yang duduk dalam satu lingkaran bersama-sama dengan murid-muridnya. Sebagaliknya, seorang komunikator yang berdiri di belakang podium, artinya ingin menyampaikan seseuatu yang semuanya berbeda.
Seorang komunikator yang cakap tidak hanya akan mengandalkan seutuhnya kata-kata yang dia gunakan. Seperti yang kita tekankan pada bagian yang terakhir, mereka juga harus dapat menggabungkan berbagai teknik untuk menguatkan dan mendukung kata-kata yang diucapkan.
Membuang Jauh Rasa Gugup
“Gugup“ memang kerap jadi hambatan dalam berkomunikasi, ini adalah alasan klasik yang biasanya kerap muncul saat berkomunikasi. Baik dengan dua orang, atau komunikasi masal seperti berpidato. Padahal ada beberapa teknik khusus yang mampu mengatasi rasa gugup,
1. Berlatih di depan cermin
Anda bukan orang gila, tapi inilah caranya untuk melihat gaya bicara anda. Latihlah gaya bicara anda di depan cermin. Dengan begitu anda akan terbiasa untuk menghadap orang lain dan mengetahui apa saja kekurangan anda dalam berkomunikasi.
2. Lakukan senam Mulut
Senam tak hanya sekedar untuk kebugaran dan kesehatan jiwa semata. Tahukah anda bahwa senam mulit dengan mengucapkan huruf hidup selama kurang lebih 1 bulan untuk membiasakan gerakan mulut. Memang benar, dengan senam mulut, rasa gugup yang biasanya menghadang bibir dan wajah bisa mencair dengan latihan rutin.
3. Yakin dengan Kemampuan Diri
Simpan dalam benak anda bahwa semakin dini anda dapat memasuki benak orang lain, akan semakin dini anda dapat meyakinkan setiap orang tentang apa yang ingin anda sampaikan. Hal ini tidak berarti anda harus melakukan “mind game”, hal ini berarti anda seharusnya mengerti dari mana pendengar berasal.
4. Berdoa
Bila anda pernah mendengarkan istilah Spiritual Quotient, ini juga yang mesti anda tekankan agar komunikasi berjalan dengan baik.berdoa kepada Tuhan agar apa pun yang anda lakukan lancar.
Jumat, 10 Juli 2009
BATU LONCATAN UNTUK MERAIH KARIER
Pengalaman membuktikan bahwa amat sulit (bahkan mustahil) untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang langsung meet dengan kebutuhan, keinginan dan harapan pada satu saat yang bersamaan. Oleh karena itu untuk mencapainya diperlukan suatu siasat dengan membuat jembatan batu loncatan. Sebenarnya jembatan ini adalah ungkapan dari kecenderungan sehat dengan syarat diletakkan dalam perspektif yang sehat. Bagaimana membedakan yang sehat dan yang tidak sehat? Berikut adalah sebagian dalil yang dapat kita jadikan alat membedakan :
1. Menjadikan pekerjaan hari ini sebagai realita actual yang disyukuri
Ajaran teoligi mengatakan apa pun yang kita terima hari ini mengandung makna. Persoalannya makna tersebut seringkali tampil dipermukaan berupa peristiwa yang tidak kita inginkan, seperti kegagalan atau penyimpangan terhadap kalkulasi logis. Semua orang yang dipastikan bisa membenarkan perkataan Antony Robbin yang kira-kira artinya adalah banyak peristiwa yang dulunya kita tolak mati-matian tetapi pada akhirnya kita sadari bahwa peristiwa tersebut kita butuhkan demi kemajuan dan kebaikan kita. Hanya saja yang sering terjadi adalah kita terlambat menyadarinya padahal ada pilihan lain di mana kita bisa langsung menyadari dengan mengubah format keyakinan bahwa : setiap peristiwa pasti ada maknya!
2. Merasakan pekerjaan dengan sepenuh hati
Memang tidak ada yang dapat memastikan masa depan kita akan menjadi lebih baik atau lebih buruk, tetapi menurut logika hidup yang benar seseorang harus membangun masa depannya mulai dari hari ini. Kalau kita sudah merasa tersika dengan hari ini maka kita telah membangun masa depan dengan rasa tersiksa dan nestapa sehingga hasilnya adalah……..? Kahlil Gibran mengatakan orang bisa merasakan bahagia dan nestapa jauh sebelum orang tersebut benar-benar merasakannya. Bahagian dan nestapa adalah pilihan emosi yang kita tentukan, bukan persoalan pekerjaan.
3. Memikirkan pekerjaan sebagai materi yang perlu dieksplorasi
Memang pada tahapan awal seseorang harus mencari atau menemukan pekerjaan kalau ia tidak mampu langsung menciptakannya. Tetapi ada satu titik nanti akan dating sebuah moment dimana orang merasa malu kalau harus terus menerus mencari, ia kemudian akan mencoba untuk “dicari” (to attract). Nah…. Untuk sampai pada tingkatan ntersebut tentu membuat orang lain tertarik pada anda (baca : pekerjaan) tidak anda bina dari sekarang sementara momen demikian sudah mulai muncul, maka…..?
4. Menyikapi pekerjaan sebagai pihak yang kita control, bukan sebaliknya
Dengan memegang kendali berarti desain/model masa depan pekerjaan berada di tangan kita. Pengendalian adalah manifestasi dari pikiran, perasaan, dan keyakinan positif. Jadi, pembeda mendasar antara memegang dan melepaskan control (dikontrol) terletak pada unsur positif dan negative. Kalau kita merasa negatif atas pekerjaan saat ini sama dengan memberi izin kepada perasaan untuk mengontrol kita dan biasanya menghasilkan bad surprise.
5. menjalani pekerjaan tetap pada koridor merealisasikan platform kualitas.
Contoh dari platform pekerjaan itu adalah anda memilih menjadi spesialis, generalist atau lainnya. Praktik yang sering terjadi adalah praktik lompat sana sini dengan kualitas penguasaan pekerjaan yang masih jauh dari singgasana in demand atau lebih tepatnya hanya didorong oleh perbedaan nilai nominal gaji awal, bukan oleh dorongan merealisasikan platform. Sepintas memang telah terjadi perbedaan atau perubahan nasib tetapi esensinya di belakang sama saja. Mengapa? Nasib reward suatu pekerjaan yang kita jalani lebih sering ditentukan oleh kemampuan untuk menciptakan kualitas yang lebih kepada pihal lain bukan dibedakan oleh identitas pekerjaan atau perusahaan.
Platform kualitas adalah pernyataan diri tentang sebuah pekerjaan yang kita pilih berdasarkan nilai, tujuan, keunggulan, pengalaman, atau pendidikan. Platform yang kita buat tanpa keputusan dan fondasi kecuali ikut-ikutan atau desakan reaktif kebutuhan sesat atau penghindaran membuat kita mudah bongkar pasang platform yang tidak mengikuti growth circle. Artinya apa yang dilakukan hanya berfungsi seperti candu yang hanya menenangkan sementara dank arena dunia ini tidak berbeda maka masalah di tempat lama akan juga ditemui ditempat yang baru.
Kamis, 09 Juli 2009
PENDIDIKAN DARI RUMAH
Keberlangsungan pendidikan nasional tidak bias dilepaskan dari peran serta orang tua. Mengapa begitu ? karena pendidikan yang sebenarnya memang berawal dari rumah.
Hadirnya undang-undang guru yang sudah disahkan diharapkan akan mampu mengangkat derajat keterjaminan rakyat dalam memperoleh pendidikan yang layak. Sebab, salah satu kunci utama kesuksesan pendidikan adalah keterjaminan para guru dalam memperoleh pendapatan yang layak. Dengan penghasilan memadai, guru akan mampu memberikan kontribusinya secara maksimal dam mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Karena memang itulah yang selama ini diharapkan, yakni adanya hubungan timbale balik dalam dunia pendidikan.
Meskipun secara optimisme di atas diharapkan dapat segera memperbaiki mutu pendidikan di negeri ini, namun keberlangsungan pendidikan nasional tidak bias dilepaskan dari peran serta orang tua. Mengapa begitu ? karena yang sebenarnya memang berawal dari rumah.
Nah, sebenarnya apa yang selama ini kita keluhkan sudah ada jawabannya. Hanya saja pola pikir tentang pendidikan yang selalu diatasnamakan lembaga, sehingga keberhasilannya pun diukur dari standar yang telah dibuat pemerintah, atau berdasarkan ebaluasi di kelas, dan bukan atas kesuksesan orang tua memotivasi anak hingga menguasai keteladanan lebih.
Mulai sekarang, seyogyanya kita berani mengubah paradigma dalam mendidik anak. Salah satunya bias dilakukan dengan memprogram pendidikan anak melalui manajemen rumah. Menurut hemat saya, keuntungan yang nantinya diperoleh melalui cara ini ialah akan tercapai dua hal positif. Pertama, keberhasilan anak dalam mencapaio pendidikan juga kesuksesan orang tua dalam mengarahkan anaknya. Kedua, kedekatan orang tua dan anak akan semakin erat dan mengeratkan jalinan psikologi positif.
Cara efektif memberlakukan pendidikan dari rumah ialah dengan melatih disiplin anak dan orang tua. Artinya, kedisiplinan yang dibentuk di rumah bukan khusus diperuntukkan bagi si anak, tetapi juga berlaku bagi sang orang tua. Sebagai ilustrasi, apabila anak dilarang menonton tv dalam waktu-waktu jam belajar, maka orang tua pun harus meninggalkan acara yang ditontonnya. Dengan begitu aturan tersebut akan efektif dan memungkinkan dicapainya harapan.
Dalam skala pembelajaran di luar rumah, orang tua pun juga harus benar-benar jeli memilihkan sekolah yang sesuai maupun lungkungan yang memadai. Sebagai contoh, apabila si kecil memulai studinya dari playgroup atau tk, maka orang tua sudah harus mempunyai gambaran konkret tentang sekolah yang dipilihnya. Oleh sebab itu, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam taraf ini antara lain : tentang agama, lokasi, kurikulum dan biayanya.
Biasanya, dari ketiga tarf tersebut ada satu bagian yang kerap dilakukan yaitu masalah kurikulum, sebab, orang tua rata-rata kurang begitu memperhatikan kurikulum karena dianggapnya merupakan tanggung jawab lembaga tempat si anak bersekolah. Padahal sejatinya, dengan orang tua mengetahui program dan kurikulum, maka anak pun akan semakin meudah mendapatkan jalan keluar ketika mengalami kesulitan belajar, karena sang orang tua memahami model pembelajaran apa yang biasanya diberikan di sekolah.
Di samping itu, orang tua pun dituntut memberikan keseimbangan dalam mendukung anak memperoleh pendidikan. Dengan kata lain, proses belajar mengajar di sekolah yang bersifat formal haruslah diimbangi dengan proses yang sama di rumah guna memperkuat fondasi mental spiritual. Maka jangan heran bila belakangan ini didengung-dengungkan perihal pentingnya keseimbangan IQ dan EQ (kecerdasan emosional seseorang yang dipengaruhi oleh lingkungan).
Sekedar diketahui bahwa dengan EQ yang tinggi anak biasanya akan dapat lebih survive dalam segala masalah hidup walaupun tidak ditunjang dengan IQ lebih. Dari data yang ada, anak yang ber EQ maksimal akan mampu menghadapi kegagalan dan belajar mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut. Sebaliknya, kasus pada anak yang ber IQ tinggi dengan tanpa diimbangi EQ, maka ada kecenderungan mempunyai kepribadian yang sulit menguasai emosi.
Semenjak dini, para orang tua juga sebaiknya memperkenalkan kaidah hidup bermasyarakat sehingga mudah dalam menerima dan diterima di setiap pergaulan. Peran orang tua akan sangat bermanfaat dalam tumbuh kembang pendidikan anak bila disertai cara penyampaian yang tepat.
Mendidik anak dengan cara dialogis, misalnya, ketika melarang anak untuk menonton film atau menonton tv terlalu sering, sang anak diajak berpikir bareng-bareng, apa program yang baik dan yang tidak, caranya diajaklah anak untuk duduk barang, bersama-sama menganalisa acara tersebut kemudian didiskusikan bersama. Anak akhirnya mengerti sendiri bahwa acara yang dintontonya itu bermanfaat atau tidak.
Disamping itu, anak juga perlu diberi penghargaan terhadap prestasi yang mereka capai. Contoh, jika anak-anak memperoleh nilai baik atau rangking teratas maka mereka berhak atas hadiah.
Selasa, 17 Maret 2009
Inspirasi
inspirasi bagi kalangan seniman atau pebisnis adalah hal yang bisa mendatangkan keberhasilan dalam membuat karya agar bisa dinikmati oleh orang lain atau kalayak ramai, banyak sekali hasil karya atau produk yang bagus datangnya dari inspirasi yang tidak dapat kita bayangkan sebelumnya. inspirasi bisa datang begitu saja tanpa kita duga sebelumnya, baik itu melalui pengalaman, hal yang dilakukan sekarang ini atau berasal dari sekitar, lingkungan. hambatan dan kekurangan bisa juga dijadikan inspirasi dalam berkarya. tinggal bagaimana otak kita sejauh mana menyikapi atas apa yang terjadi pada diri kita baik sekarang, nanti atau masa lampau, inspirasi membuat kita tumbuh untuk berpikir, merencanakan dan mewujudkan dalam bentuk karya seni atau produk yang bisa dinikmati. maka kita selayaknya bisa bersyukur atas apa yang kita jalani dan kita miliki saat ini semua bisa dijadikan inspirasi bagi kita atau orang lain. belajar meraih inspirasi tergantung pola pikir kita, kita yang memiliki rasa psimis atau memikirkan rugi atau hal hal yang tidak kita inginkan adalah musuh utama dalam meraih inspirasi karena membuat kita mandek alias tidak berjalan.
inspirasi yang penulis sampaikan kali ini adalah "meraih inspirasi dalam keterbatasan", keterbatasan atau kemiskinan adalah hal yang tidak semua orang sukai, kebanyakan dari kita yang mengalami keterbatasan fisik, atau kekurangan materi larut dalam hal hal yang kurang baik, mengeluh, meminta belas kasih orang lain dan selalu mengandalkan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan Yang Maha Esa mengapa diberi keadaan atau nasib seperti yang kita alami. keterbatasan dan kemiskinan seharusnya tidak menjadi beban untuk meraih inspirasi karena hal itu adalah tantangan dan bagian dari inspirasi. pada dasarnya kita semua sama hanya fisik dan kemauan yang membedakan kita dengan orang lain yang lebih dahulu sukses, banyak sekali inspirasi yang dapat kita baca, kita renungkan dari orang - orang sukses kebanyakan mereka semua berangkat dari keterbatasan, seperti yang kita alami, baik itu keterbasan karena ekonomi, perasaan kurang nyaman, atau hal lain yang lebih berbudi yaitu membantu sesama. mereka yang sukses sekarang ini awalnya adalah pribadi yang dalam keterbatasan merasa harus melakukan lebih untuk meraih mimpi. bicara mengenai mimpi dan inspirasi bagi penulis memiliki hubungan yang erat bagi mereka yang ingin sukses, karena berawal dari mimpi lah kita semua akan berusaha mencari inspirasi untuk bisa mewujudkan nya. disamping mimpi keyakinan dan semangat yang teguh dan pantang menyerah adalah salah satu syarat untuk meraih mimpi. hidup cuma sekali kenapa kita harus larut dalam keterbatasan dan menyerah? sudah saatnya kita bisa dan merubah pola pikir kita, kita juga bisa menjadi sukses, karena sukses adalah pilihan, dengan begitu kita bisa menjadi inspirasi dan membantu yang lain bahu membahu membangun diri dan bangsa menjadi lebih baik. penyesalan dan menyalahkan diri sendiri dikala senja tidak ada artinya, kita akan lebih berarti bila bisa sesegera mungkin bergerak, bertindak dan belajar atas apa yang kita lakukan untuk meraih mimpi kita.
Kamis, 22 Januari 2009
MASALAH KESULITAN BELAJAR
MASALAH KESULITAN BELAJAR
v Kesulitan Belajar dan Alternatif Pemecahannya
Setiap siswa pada prinsipnya tentu berhak memperoleh peluang untuk mencapai kinerja akademik (Academic Performance) yang memuaskan. Namun dari kenyataan sehari-hari tampak jelas bahwa siswa itu memiliki perbedaan dalam hal kemampuan intelektual, kemampuan fisik, latar belakang keluarga, kebiasan dan pendekatan belajar yang terkadang sangat mencolok antara seorang siswa dengan siswa lainnya.
Sementara itu, penyelenggaraan pendidikan disekolah-sekolah kita pada umumnya hanya ditunjukkan kepada para siswa yang berkemampuan rata-rata sehingga siswa yang berkemampuan lebih atau yang berkemampuan kurang terabaikan. Dengan demikian, siswa-siswa yang berkategori “diluar rata-rata” itu (sangat pintar dan sangat bodoh) tidak mendapat kesempatan yang memadahi untuk berkembang sesuai dengan kapasitasnya. Dari sini kemudian timbullah apa yang disebut kesulitan belajar (learning difficulty) yang tidak hanya menimpa siswa berkemampuan rendah saja, tetap juga dialami oleh siswa yang berkemampuan tinggi.
1. Faktor-faktor kesulitan belajar
Secara garis besar, factor-faktor penyebab timbulnya kesulitan belajar terdiri atas dua macam :
1). Faktor Intern siswa, yakni hal-hal atau keadaan-keadaan yang muncul dari dalam diri siswa sendiri.
2). Faktor ekstern siswa, yakni hal-hal atau keadaan-keadaan yang dating dari luar diri siswa.
- Faktor Intern Siswa
Faktor intern siswa meliputi gangguan atau kekuran mampuan psiko-fisik siswa, yakni :
1) Yang bersifat kognitif (ramah cipta), antara lain seperti rendahnya kapasitas intelektual / intelegensi siswa.
2) Yang bersifat efektif (ramah rasa), antara lain seperti labilnya emosi dan sikap.
3) Yang bersifat psikomotor (ramah karsa), antara lain seperti terganggunya alat-alat indera penglihatan dan pendengar (mata dan telinga)
- Faktor Ekstern Siswa
Faktor eksern siswa meliputi semua situasi dan kondisi lingkungan sekitar, yang tidak mendukung aktifitas belajar siswa. Factor ini dibagi tiga macam :
1) Lingkungan keluarga
2) Lingkungan perkampungan / masyarakat
3) Lingkungan sekolah
Selain faktor-faktor umum diatas, ada pula faktor-faktor lain yang juga menimbulkan kesulitan belajar siswa. Diantara faktor-faktor yang dapat dipandang sebagai factor khusus ini adalah sindrom psikologis berupa Learning disability (ketidakmampuan belajar) sindrom (Syndrome) yang berarti satuan gejala yang muncul sebagai indicator adanya keabnormalan psikis (Reber, 1988) yang menimbulkan kesulitan belajar itu.
1. Disleksia (dyslexia) : ketidakmampuan belajar membaca
2. Disgrapia (dysgraphia) : ketidakmampuan belajar menulis
3. Diskalkulia (dyscalculia) : ketidakmampuan belajar matematika
2. Diagnosis Kesulitan Belajar
Banyak langkah-langkah diagnostic yang dapat ditempuh guru, antara lain yang cukup terkenal adalah prosedur Weener & Sent ( 1982) sebagaimana yang dikutip Wardani (1991) sebagai berikut :
1. Melakukan observasi kelas untuk melihat perilaku menyimpang siswa ketika mengikuti pelajaran.
2. Memeriksa penglihatan dan pendengaran siswa khususnya yang diduga mengalami kesulitan belajar.
3. Mewawancarai orang tua atau wali siswa untuk mengetahui hal-hal keluarga yang mungkin menimbulkan kesulitan belajar.
4. Memberikan tes diagnostic bidang kecakapan tertentu untuk mengetahui hakikat kesulitan belajar yang dialami siswa.
5. Memberikan tes kemampuan intelegensi (IQ) khususnya kepada siswa yang diduga mengalami kesulitan belajar.
3. Alternatif Pemecahan Kesulitan Belajar
Sebelum memilih alternatif tertentu guru sangat diharapkan untuk terlebih dahulu melakukan beberapa langkah penting sebagai berikut :
1. Menganalisa hasil diagnosis, yakni menelaah bagian-bagian masalah dan hubungan antar bagian tersebut untuk memperoleh pengertian yang benar mengenai kesulitan belajar yang dihadapi siswa.
2. Mengidentifikasi dan menentukan bidang kecakapan tertentu yang memerlukan perbaikan.
3. Menyusun program perbaikan, khususnya program remedial teaching (pengajaran perbaikan).
Setelah langkah-langkah di atas selesai, barulah guru melaksanakan langkah keempat, yaitu melaksanakan program perbaikan
- Analisis Hasil Diagnosis
- Menentukan Kecakapan Bidang Bermasalah
Bidang-bidang kecakapan bermasalah ini dapat dikategorikan menjadi tiga macam :
1. Bidang kecakapan bermasalah yang dapat ditangani oleh guru sendiri.
2. Bidang kecakapan bermasalah yang dapat ditangani guru dengan bantuan orang lain.
- Menyusun Program Perbaikan
Dalam hal menyusun program pengajaran perbaikan (remedial teaching), sebelumnya guru perlu menetapkan hal-hal sebagai berikut :
1. Tujuan pengajaran remedial
2. Materi pengajaran remedial
3. Metode pengajaran remedial
4. Alokasi waktu pengajaran remedial
5. Evaluasi kemajuan siswa setelah mengikuti program pengajaran remedial.
- Melaksanakan Program Perbaikan
Program pengajaran remedial ini lebih cepat dilaksanakan tentu saja akan lebih baik. Tempat penyelenggaraannya bisa di mana saja, asal tempat itu memungkinkan siswa klien (siswa yang memerlukan bantuan) memusatkan perhatiannya terhadap proses pengejaran perbaikan tersebut.
Rabu, 21 Januari 2009
TAWURAN PELAJAR
TAWURAN PELAJAR
Tawuran banyak terjadi pada kalangan pelajar. Pemicunya sering kali bukan hal yang penting. Kebanyakan hal sepele dapat memprovokasi teman-temannya untuk melakukan perlawanan. Akibatnya perkelaian tidak dapat dihindarkan. Anehnya lagi, saat ini muncul fenomena bahwa perkelaian tidak hanya didominasi anak laki-laki. Geng Nerro di Pati Jawa Tengah dan perkelaian remaja putri yang terjadi di Mandala Krisda
Pelajar laki-laki lebih memprihatinkan lagi dalam perkelaian. Salah satu pelajar di Jakarta Barat, ketahuan membawa golok saat berkelai. Dalam benak terlintas bahwa pelajar ini sudah punya niat dan strategi yang akan dilakukan saat di
Usia remaja memang merupakan usia yang penuh gejolak. Setiap remaja melakukan aktualisasi diri untuk menemukan jati dirinya. Kesepakatan geng mempengaruhi pelajar menemukan jati dirinya. Remaja putri yang seharusnya mempunyai kepribadian lembut dan santun berubah menjadi brutal dan membabi buta untuk mempertahankan eksistensi gengnya. Norma-norma kesopanan yang diberikan dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat tidak mampu membendung ekspresi berkelahi. Bagaimana jati diri yang mereka temukan?
Bimbingan yang intensif dari semua pihak sangat diperlukan. Bimbingan yang diberikan juga menyesuaikan dengan keadaan mereka. Cara membimbing yang kurang tepat dapat menimbulkan kesalahpahaman dan ketidakpercayaan siswa kepada orang yang membimbing. Hal ini bisa memperkuat mereka merasa nyaman digengnya. Hak-hak anak harus tetap dijamin dan dilindungi sesuai Undang-undang RI No. 23 tahun 2002. Tetapi dalam memperoleh hak-haknya, sepatutnya anak diarahkan pada hal-hal yang sesuai dengan akhlak mulia. Pihak yang patut memikirkan masa depan mereka bukan hanya orang tua, tetapi saudara, masyarakat sekitar bahkan pemerintah dan negara.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal merupakan bagian dari masyarakat. Tanggung jawab sekolah juga besar untuk membentuk pribadi peserta didik. Pendidikan mencakup spiritual keagamaan, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat dan negara. Pendidikan yang dilakukan tidak hanya dari segi kecerdasan, tetapi juga menyangkut ketrampilan, keagamaan dan akhlak mulia. Taksonomi tujuan pendidikan menurut Bloom et al., ada tiga ranah yaitu kognitif, psikomotor dan afektif. Ranah kognitif meliputi kecerdasan terutama prestasi peserta didik secara akademik. Contoh ranah psikomotor adalah ketrampilan. Ranah afektif misalnya akhlak mulia. Pendidikan sepatutnya mengembangkan tiga ranah tersebut, sehingga dapat membentuk pribadi yang tanggu.
Kurikulum sekolah juga berperan aktif melakukan perbaikan. Banyak kurikulum sudah berlangsung silih berganti. Sejak tahun 2004 berlaku Kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Kemudian tahun 2006 ada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam KBK dan KTSP ada perubahan yang mendasar. Kedua kurikulum tersebut menonjolkan tiga ranah tujuan pendidikan secara berimbang. Sekolah harus melaporkan tiga ranah hasil belajar siswa. Berbeda dengan Kurikulum sebelumnya, lebih menekankan ranah kognitif. Hasil kurikulum ini dapat dilihat perkembangan generasi berikutnya.
Siswa berada dilingkungan sekolah hanya sekitar 6-8 jam. Sisa waktu lebih banyak dihabiskan dilingkungan luar sekolah. Waktu luang ini bisa memberikan kesempatan siswa untuk melakukan hal-hal yang tidak dianjurkan. Orang tua, teman bermain dan masyarakat ikut andil dalam membantu pelajar menemukan jati dirinya. Keberhasilan memerlukan keterpaduan semua pihak.
Kamis, 18 Desember 2008
Pengertian Keluarga
Pengertian Keluarga
Ø Menurut Departemen Kesehatan RI (1998) :
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Ø Menurut Salvicion dan Ara Celis (1989) :
Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.
Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga adalah :
- Unit terkecil dari masyarakat
- Terdiri atas 2 orang atau lebih
- Adanya ikatan perkawinan atau pertalian darah
- Hidup dalam satu rumah tangga
- Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga
- Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga
- Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing
- Diciptakan, mempertahankan suatu kebudayaan
Tahap-tahap Kehidupan Keluarga
1. Tahap pembentukan keluarga, tahap ini dimulai dari pernikahan, yang dilanjutkan dalam membentuk rumah tangga.
2. Tahap menjelang kelahiran anak, tugas utama keluarga untuk mendapatkan keturunan sebagai generasi penerus, melahirkan anak merupakan kebanggaan bagi keluarga yang merupakan saat-saat yang sangat dinantikan.
3. Tahap menghadapi bayi, dalam hal ini keluarga mengasuh, mendidik, dan memberikan kasih sayang kepada anak karena pada tahap ini bayi kehidupannya sangat bergantung kepada orang tuanya. Dan kondisinya masih sangat lemah.
4. Tahap menghadapi anak prasekolah, pada tahap ini anak sudah mulai mengenal kehidupan sosialnya, sudah mulai bergaul dengan teman sebaya, tetapi sangat rawan dalam masalah kesehatan karena tidak mengetahui mana yang kotor dan mana yang bersih. Dalam fase ini anak sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan dan tugas keluarga adalah mulai menanamkan norma-norma kehidupan, norma-norma agama, norma-norma sosial budaya, dsb.
5. Tahap menghadapi anak sekolah, dalam tahap ini tugas keluarga adalah bagaimana mendidik anak, mengajari anak untuk mempersiapkan masa depannya, membiasakan anak belajar secara teratur, mengontrol tugas-tugas di sekolah anak dan meningkatkan pengetahuan umum anak.
6. Tahap menghadapi anak remaja, tahap ini adalah tahap yang paling rawan, karena dalam tahap ini anak akan mencari identitas diri dalam membentuk kepribadiannya, oleh karena itu suri tauladan dari kedua orang tua sangat diperlukan. Komunikasi dan saling pengertian antara kedua orang tua dengan anak perlu dipelihara dan dikembangkan.
7. Tahap melepaskan anak ke masyarakat, setelah melalui tahap remaja dan anak telah dapat menyelesaikan pendidikannya, maka tahap selanjutnya adalah melepaskan anak ke masyarakat dalam memulai kehidupannya yang sesungguhnya, dalam tahap ini anak akan memulai kehidupan berumah tangga.
8. Tahap berdua kembali, setelah anak besar dan menempuh kehidupan keluarga sendiri-sendiri, tinggallah suami istri berdua saja. Dalam tahap ini keluarga akan merasa sepi, dan bila tidak dapat menerima kenyataan akan dapat menimbulkan depresi dan stress.
9. Tahap masa tua, tahap ini masuk ke tahap lanjut usia, dan kedua orang tua mempersiapkan diri untuk meninggalkan dunia yang fana ini.
Struktur Keluarga
Struktur keluarga terdiri dari bermacam-macam, diantaranya adalah :
1. Patrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ayah.
2. Matrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu.
3. Matrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah istri.
4. Patrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama kelurga sedarah suami.
5. Keluarga kawinan adalah hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembinaan warga dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istri.
Ciri-ciri Struktur Keluarga
Menurut Anderson Carter ciri-ciri struktur keluarga :
1. Terorganisasi : saling berhubungan, saling ketergantungan, antara anggota keluarga.
2.
3.
Tipe / Bentuk Keluarga
1. Keluarga inti (Nuclear Family) adalah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu, dan Anak-anak.
2. Keluarga besar (Extended Family) adalah keluarga Inti ditambah dengan sanak saudara, misalnya : nenek, kakek, keponakan, saudara sepupu, paman, bibi, dan sebagainya.
3. Keluarga brantai (Serial Family) adalah keluarga yang terdiri dari satu wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti.
4. Keluarga Duda / Janda (Single Family) adalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian.
5. Keluarga berkomposisi (Camposite) adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama.
6. Keluarga Kabitas (Cahabitasion) adalah dua orang menjadi satu tanpa pernikahan tapi membentuk suatu keluarga.
Keluarga
Pemegang Kekuasaan Dalam Keluarga
1. Patriakal, yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah pihak Ayah.
2. Matriakal, yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah pihak Ibu.
3. Equlitarian, yang memegang dalam keluarga adalah Ayah dan Ibu.
Peranan Keluarga
Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.
Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut :
1. Peranan Ayah : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
2. Peranan Ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.
3. Peran Anak : Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.
Fungsi Keluarga
1. Fungsi Biologis
a. Untuk meneruskan keturunan
b. Memelihara dan membesarkan anak
c. Memenuhi kebutuhan gizi keluarga
d. Memelihara dan merawat anggota keluarga.
2. Fungsi Psikologis
a. Memberikan kasih sayang dan rasa aman
b. Memberikan perhatian diantara anggota keluarga
c. Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
d. Memberikan Identitas anggota keluarga.
3. Fungsi Sosialisasi
a. Membina sosialisasi pada anak.
b. Membentuk norma-norma perilaku sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
c. Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.
4. Fungsi Ekonomi
a. Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
b. Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
c. Menabung untuk memenuhi kebutuhan keluarga dimasa yang akan datang, misalnya pendidikan anak-anak, jaminan hari tua, dsb.
5. Fungsi Pendidikan
a. Menyekolahkan anak untuk memberi pengetahuan, keterampilan dan membentuk perilaku anak sesuai bakat dan minat yang dimilikinya.
b. Mempersiapkan anak-anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang dewasa.
c. Mendidik anak sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Ahli lain membagi fungsi keluarga, sebagai berikut :
1. Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
2. Fungsi Sosialisasi anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
Dari berbagai fungsi di atas ada 3 fungsi pokol kelurga terhadap keluarga lainnya, yaitu :
1. Asih adalah memberikan kasih saying, perhatian, rasa aman, kehangatan,pada anggota keluarga sehingga memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai usia dan kebutuhannya.
2. Asuh adalah menuju kebutuhan pemeliharaan dan perawatan anak agar kesehatannya selalu terpelihara sehingga memungkinkan menjadi anak-anak sehat baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.
3. Asah adalah memenuhi kebutuhan pendidikan anak, sehingga siap menjadi manusia dewasa yang mandiri dalam mempersiapkan masa depannya.
Tugas-tugas Keluarga
Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :
1. Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya
2. Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga
3. Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing
4. Sosialisasi antar anggota keluarga
5. Pengaturan jumlah anggota keluarga
6. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga
7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas
8. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya