Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Selasa, 03 Juni 2008

Perawatan Bayi Baru Lahir


GAMBARAN PENGETAHUAN IBU

TENTANG PERAWATAN BAYI BARU LAHIR

Pada era globalisasi yang semakin maju diharapkan bangsa Indonesia dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, salah satunya dalam bidang kesehatan bayi dan anak. Pemberian asuhan kesehatan pada anak yang tidak terpecahkan dari keluarga dan masyarakat. Berbagai peran yang terdapat dalam keluarga adalah peranan ayah, peranan ibu, peranan anak, dimana fungsi pokok keluarga adalah terhadap anggota keluarganya adalah asah,asih, asuh. Sehingga dibutuhkan peranan ibu dalam pengasuhan dan perawatan yang baik untuk bayinya ( Effendi, 1998: 34-36 ). Kebanyakan perwatan neonatal yang dialami masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dalam perwatan BBL. Terutama didaerah desa pelosok banyak dijumpai ibu yang baru melahirkan dengan perawatan bayi yang tradisional serta pendidikan dan tingkat sosial ekonominya yang masih rendah. Selain itu juga dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan wanita, suami dan keluarga tentang pentingnya pelayanan neonatal (Depkes RI, 2001).

Peride BBL merupakan suatu periode penyesuaian kearah bentuk kehidupan tidak tergantung sebagain besar dari proses penyesuaian ini diselesaikan dalam sekitarminggu pertama. Sekalipun demi tujuan bulan pertama kehidupan dilukiskan sebagai periode neonatal. Menurut nelson, mengatakan bahwa mortalitas neoratus telah menurun secara progresif, angka kematian mortalitas tertinggi terjadi selama 24 jam bersama setelah lahir yang disebabkan oleh kurangnya perawatan neoratotal. Disamping hal tersebut juga ibu belum banyak mengetahui tentang perawatan bayinya yang baik dan jika melakukan perawatan yang salah akan mempercepat kematian bayi (Nelson, 2000:140)

Salha satu upaya atau cara untuk mengatasi masalah perawatan bayi BL, mala pusat pelayanan kesehatan dan perawatan maupun Puskesmas mengadakan program bagi ibu yaitu dengan menjelaskan pemberian asuhan keperawatan yang aman dan berkwalitas, juga mengenai perfokus dan beradaptasi dengan keluarga dan bayi baru lahir. Selain itu peningkatan pengetahuan ibu dan keluarga dalam rangka pemberdayaan wanita dan keluarga ini sudah menjadi salah satu kebijkan pemerintah dengan mendorong pemberdayaan wanita dan keluarga melalui peningkatan pengetahuan untuk menjamin perilaku sehat dan peningkatan pelayanan kesehatan ( Barbara 2002 ).

  1. RUMUSAN MASALAH

Bagaimana gambaran pengetahuan pada ibu tentnag perwatan bayi baru lahir ?

Tujuan :
    1. Tujuan Umum.

Untuk mempelajari gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir

    1. Tujuan Khusus

a. Mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat yang terjadi setelah lahir.

b. Mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang cara perawatan memandikan bayi baru lahir.

c. Mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang cara memakai baju bayi.

d. Mengidentifikasi gambaran pengethauan ibu tentang cara mengangkat bayi dari posisi terlentang

MANFAAT PENELITIAN

    1. Bagi peneliti

Diharapkan penelitian ini memberikan masukan bagi protesi dalam mengembangkan perencanaan keperawatan yang akan dilakukan tentang perawatan bayi baru lahir.

    1. Bagi Institusi / pendidikan

Memberikan masukan pada perawat akan pentingnya informasi dan motivasi ibu tentang perawatan bayi baru lahir, serta dapat dijadikan untuk melengkapi perpustakaan bahan pustaka bagi pengembangan untuk penelitian yang lebih lanjut.

    1. Bagi peneliti yang akan datang

Diharapkan penelitian ini dapat dmanfaatkan sebagai bahan informasi bagi peneliti selanjutnya.

    1. Bagi Masyarakat

Diharapkan ibu mengerti dan faham khususnya tentang gambaran pengetahuan ibu pada bayi baru lahir.

KERANGKA KONSEP


Kerangka konsep adalah sesuatu yang abstrak logika. Secara arti harfiah dan akan membantu peneliti dalam menghubungkan hasil temuan dengan body knowledge (Nursalam dan Pariani, 2001:31)

  1. Desain Penelitian

Desain penelitian adalah sesuatu yang vital dalam penelitian yang memungkinkan memaksimalkan suatu control beberapa factor yang bisa mempengaruhi validasi suatu hasil. Suatu petunjuk peneliti dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian untuk mencapai suatu tujuan atau menjawab suatu pertanyaan ( Nursalam dan Pariani, 2001).

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang merupakan rancangan penelitian bertujuan mendiskriptif ( memaparkan ) peristiwa-peristiwa yang urgen yang terjadi pada masa kini. Deskriptif peristiwa dilakukan secara sistematis dan telah menekankan pada data factual dari pada penyimpulan ( Nursalam, 2003:84 )

  1. Definisi Opersional Variabel
    1. Pengertian Variabel

Variabel adalah perilaku atau karakteristik yang memberikan nilai beda terhadap sesuatu (benda, manusia dan lain-lain). (Nursalam,2003), variable dalam penelitian ini adalah DD.

Variabel dispenden adalah variabel yang menentukan variabel lain suatu kegiatan untuk stimulus yang dimanipulasi oelh peneliti menciptakan suatu dampak pada variabel dependen (Nursalam, 2003). Variabel dependen pada penelitian ini adalah pengetahuan ibu tentang perawatan BBL. Variabel dependen adalah variabel yang nilainya ditentukan oelh variabel lain. Variabel akan muncul sebagai akibat dari manipulasi variabel-variabel lain. Variabel independen pada penelitian ini adalah perawatan bayi baru lahir.

    1. Defisi Operasional

Definisi operasional adalah mendefinisikan variabel secara opersional dan berdasarkan karakteristik yang diamati, memungkinkan peneliti utnuk melakukan yang observasi atau Pengukuran secara cermat terhadap suatu objek atau fenomena menggunakan barometer yang jelas ( Alimun, 2003 ).


I. Instrumen pengumpulan data

Instrumen adalah alat yang dipakai pada waktu penelitian dengan metode (Arikunto, Suhartini, 2006:26). Pada penelitian ini pengumpulan data menggunakan kuesioneri tertutur dengan jawaban yang sudah tersedia.

II. Pertanyaan

    1. Menurut anda perawatan tali pusar yang benar adalah

a. Dikeringkan dan diberi alcohol 70%

b. Dikeringkan dan diberi bedak talk

c. Dikeringkan saja

2.

Analisa Data

Analisa data dalam penelitian me;iputi 4 hal, yaitu Editing, Coding, Seoring, Tabulasi dan prosentasi.

  • Editing adalah memeriksa kembali semua data yang telah dikumpulkan melalui kuesioner, jika terdapat kuesioner yang belum diisi atau pengisian yang tidak sesuasi petunjuk.
  • Coding adalah setelah kegiatan pengumpulan data, lembar kuesioner diberi kode dengan menggunakan huruf.
  • Scoring adalah jawaban dari setiap pertanyaaan diberi skor 1 dan jawaban yang salah diberi skor 0.
  • Tabulasi adalah data yang dikumpulkan atau dikelompokkan dalam table distribusi frek, kemudian hasilnya dikonfirmasikan dalam bentul prosentase dana analisa diskriptif

SP

N = X 100%

SM

N = Nilai yang didapat

SP = Skore yang didapat

SM= Skore Maksimum

Setelah itu hasil prosentase tadi di interprestasikan dengan menggunakan criteria kualitas Sbb :

1. 76 % - 100% = Baik

56% - 75% = Cukup

40% - 55% = Kurang

<> = Sangat kurang

2 komentar:

  1. ciip...mkch jd bs bwt tmbg pngthuan

    BalasHapus
  2. Terimakasih banyak kawan, saya lagi nyari dan butuh cara-cara merawat bayi yang baik dan benar.. salam kenal ya
    @ pengantin adat Indonesia.

    BalasHapus

POSTING TERBARU