Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Minggu, 25 Januari 2009

MENOMETRORHARGIA

MENOMETRORHARGIA

1. Pengertian

Perdarahan bukan haid adalah perdarahan yang terjadi dalam masa antara 2 haid

Macam-macam perdarahan bukan haid antara lain :

a. Menometrorhargia

Adalah perdarahan dari rahim yang banyak di luar masa haid, tampak terpisah dan dapat dibedakan dari haid

b. Menometrorhargia

Adalah perdarahan dari rahim yang terjadi sewaktu haid dan juga pada saat-saat lain. Perdarahan ini menjadi satu

(Kamus Kedokteran, 2000: 216)

2. Etiologi

Metorrhagia atau Menometrorhargia dapat disebabkan oleh kelainan organik pada alat genital atau oleh kelainan fungsional, serta penyebab lain.

a. Penyebab organik perdarahan bukan haid antara lain :

Vagina : varises pecah, metastase - korio karsindma, keganasan vagina,

Serviks : karsinoma portio, perlukaan serviks, polip servik.

Rahim : polip endometrium, karsinoma korpus uteri, submukosa mioma uteri.

Tuba falopi : karsinoma tuba, hamil ektopik tuba

Ovari um : radang ovari um, tumer ovari um

b. Penyebab perdarahan disfungsional

Perdarahan disfungsional adalah perdarahan tanpa disebabkan oleh kelainan organik pada alat genetalia, tetapi gangguan mata rantai hormonal hipotalamus - hipofisis dan ovarium.

Perdarahan disfungsional adalah 2 bentuk yaitu :

1. Perdarahan disfungsional dengan ovulasi (ovulatoir disfungsional bleeding), disebabkan karena :

· Korpus luteum persistens yang menyebabkan pelepasan endometrium tidak teratur.

· Insufisiensi korpus luteum karena gangguan LH (kurangnya produksi progesteron).

· Pecahnya pembuluh darah dalam uterus.

· Gangguan dalam mekanisme pembekuan darah.

2. Perdarahan disfungsional tanpa ovulasi (anovulator disfungsional bleeding) disebabkan karena penurunan kadar estrogen yang menyebabkan terhambatnya pembentukan endometrium dan menimbulkan perdarahan yang tidak teratur sama sekali.

c. Penyebab lain : stress psikologi serta komplikasi dari pemakaian alat kontrasepsi

(Manuaba, 1998: 400)­

3. Penanganan

· Jika pengeluaran darah pada perdarahan disfungsional sangat banyak, penderita harus istirahat baring dan diberi tranfusi darah.

· Pemberian estrogen dosis tinggi = dipropiontas estradicol 2,5mg IM

· Pemberian progesteron untuk mengimbangi pengaruh estrogen terhadap endometrium yaitu hidroksi progesteron 125mg IM atau provera I Omg, peroral. Tetapi in] berguna pada wanita masa pubertas.

· Jika pemberian estrogen saja atau progesteron saja kurang bermanfaat, maka diberikan kombinasi estrogen dan progesteron yaitu pil kontrasepsi.

Tetapi ini dapat dilakukan mulai hari ke-5 perdarahan terus untuk 21 hari. Dapat pula diberikan progesteron untuk 7 hari mulai hari ke 21 siklus haid.

· Dilakukan curetage

(Sarwono, 1999: 2000)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU