Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Jumat, 19 Maret 2010

Pengertian jilbab

Pengertian jilbab

Ada beberapa pendapat mengenai makna dari jilbab itu sendiri, hal ini terkait dengan pemahaman para ulama terhadap nas Al-Qur’an dan As-sunah yang bersifat zanni (dapat ditafsiri), dan pendapat fuqoha dalam ijtihad mereka tentang batas aurat wanita.

Ada yang berpendapat bahwa hanya muka dan telapak tangan saja yang bukan termasuk aurat kaum wanita, namun adapula yang berpendapat bahwa seluruh tubuh perempuan tanpa terkecuali adalah aurat.

Jilbab dalam arti pakaian panjang berbentuk baju kurung yang menutupi seluruh tubuh termasuk muka, kepala, dan dada. Dalam konteks secara umum di Indonesia banyak pendapat bahwa jilbab adalah kerudung penutup kepala sampai dada, yang biasanya dipadukan dengan busana muslimah (baju panjang dan rok / celana panjang).

Perintah dan tujuan berjilbab dalam Islam
Perintah Allah yang terkandung dalam Al-Qur’an selalu diawali dengan kata-kata perempuan yang beriman, menunjukan betapa asasinya kedudukan jilbab bagi perempuan mukminah. Karena jilbab juga di katakan sebagai hijab yang memiliki makna harfiah adalah pemisah dalam pergaulan antara laki-laki dan perempuan.

Pemakaian jilbab di syariatkan bagi setiap mukminat dan muslimat yang sudah aqil balig. Cara penetapan syariatnya pun bertahap, ketentuan-ketentuannya turun secara berangsur-angsur sehingga manusia tidak dikejutkan dengan perubahan ketentuan dalam masalah aurat, antara lain dalam surah:

1. Al-A’raf ayat: 26,yang menjelaskan bahwa Allah telah menyediakan pakaian bagi manusia untuk menutupi aurat.
يبني ادم قد انزلنا عليكم لبا سا يوا ري سوا تكم وريشا ولبا سوالتقوى ذا لك خيرمن ايت الله لعلهم يذ كرون (العرف: 26)
Artinya : “Hai Anak Adam,sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian Taqwa (selalu bertaqwa kepada Allah)itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.(QS.Al-A’raf: 26)

2. An-Nur ayat 31
وقل للمؤمنتى يضضن من ابصارهن ويحفظن فروجهن ولا يبد ين زينتهن الاماظهر منهاواليضربن بحمرهن على جيوبهن ولا يبد ين زينتهن الالبعو لتهن او ابائهن اواباء بعولتهن اوابنائهن اوابناء بعولتهن اواخوانهن او بني اخوانهن او بنياخواتهن اونسائهناوماملكت ايمانهن اواالتابعين غيراولىالاربة من الرجال اوالطفل اللزين لميظهروا على عورات النساء ولا يضربن بارجلهن ليعلمم ما يحفين من زينتهن وتوبوالى الله جميعا ايه المؤمنون لعلكم تفلحون (النور31:24/)
Artinya: katakanlah kepada wanita yang beriman “hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau saudar-saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mepunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. {An-Nur/24: 31}

Kandungan isi dari surah An-Nur ayat 31 adalah Petunjuk bagi kaum mukminin dan mukminat agar tidak memandang lawan jenisnya,bahkan perempuan dianjurkan agar tidak menampakkan perhiasannya selain yang biasa nampak dari padanya, kecuali pada mahromnya.

3. Al-Ahzab ayat 59
Perintah kepada kaum perempuan untuk berjilbab
يا ايها النبي قل لازواجك وبنتك ونساءالمؤمنين يد نين عليهن من جلا بيبهن ذالك ادنى ان يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورا رحيما (الااحزب/33 :59)
Artinya : “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. ”Yang demikian itu supaya mereka lebih midah untuk di kenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs.Al-Ahzab/33:59)


Dalam surah Al-Ahzab ayat 59 ini bukan hanya terkandung perintah berjilbab tapi juga menerangkan maksud dan tujuan dari perintah tersebut, yakni mereka lebih mudah dikenali sebagai perempuan baik-baik, merdeka dan memiliki keluarga, supaya mereka tidak di ganggu, disakiti atau diperlakukan tidak senonoh oleh laki-laki, untuk membendung terjadinya perbuatan yang diharamkan.

Jilbab sesuai dengan makna harfiahnya adalah pemisah dalam pergaulan antara laki-laki dan wanita, karena tanpa adanya pemisah ini akan sukarlah mengendalikan hawa nafsu syahwat yang merupakan naluri yang sangat dominan, sebagaimana manusia tidak pernah puas dengan kedudukan, demikian juga mereka tidak pernah puas dengan kelezatan pemuasan hawa nafsu. Laki-laki tidak pernah puas memandang paras muka yang cantik dan molek. Perempuan juga tidak pernah puas memamerkan kecantikannya untuk menarik perhatian laki-laki.

Berkenaan dengan ini, timbul satu pertanyaan yang perlu di jawab, dikatakan bahwa agama Islam tidak dibangun berdasarkan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Tapi kenapa kewajiban memakai jilbab ini dibedakan hanya kepada kaum perempuan saja, bukan kepada laki-laki? Lagi pula kendati perintah ini ditujukan kapada perempuan bukan kepada laki-laki namun kenyataannya mereka lebih lengkap berpakaian ketimbang perempuan. Hal ini tidak aneh, mengingat kecenderungan laki-laki bukanlah pamer tubuh, melainkan memandang tubuh lawan jenisnya. Sebaliknya kaum perempuan cenderung untuk mempertunjukkan kecantikan tubuhnya, dan lebih acuh memandang tubuh lawan jenis, akibatnya kaum perempuan berlomba-lomba memamerkan dirinya, sebaliknya kebanyakan laki-laki tak begitu suka dengan hal itu. Berhias diri adalah salah satu keistimewaan kaum perempuan. Dengan catatan kalaupun ada laki-laki yang memiliki kecenderungan pamer tubuh, yang demikian dapat menjadi sumber fitnah-fitnah seksual, maka Islam mengatur pergaulannya secara proporsional. Dengan demikian kaum perempuan akan lebih terhormat dan terpandang. Mereka akan terjaga dari gangguan orang-orang usil dan amoral. Bukankah pakaian lengkap mengesankan perempuan mulia dan terhormat, dengan jilbab tidak berarti perempuan dilarang dan dibatasi aktifitas-aktifitas sosialnya. Bahkan Islam mewajibkan setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan untuk menuntut ilmu.

Efektifitas Jilbab Dalam Pembentukan Akhlak
Menurut pandangan Islam dalam mewujudkan tatanan tatan masyarakat yang bersih, suci dan terhormat dapat diawali dengan pembentukan akhlak diataranya dengan mengenakan jilbab bagi wanita-wanita mukminah sebagai hijab dalam pergaulan di masyarakat.

Jilbab hukumnya wajib bagi wanita mukminat, kecuali bagi wanita lanjut usia dan kanak-kanak. Pada dasarnya pemakaian jilbab bagi kaum wanita akan lebih terhormat dan terpandang apabila menanamkan suatu tradisi pemakaian jilbab yang universal dan fundamental untuk mencabut akar kemerosotan moral dengan menututp pergaulan bebas tanpa hijab, namun walaupun wanita telah berjilbab bukan berarti boleh melakukan pergaulan bebas justru seharusnya dapat lebih menjaga diri dari pergaulan bebas.

Lembaga pendidikan formal bisa dikatakan sebagai wujud proses yang dapat membantu pertumbuhan dari sebagaian unsure-unsur kepribadian manusia secara seimbang kearah yang positif. Sebagai salah satu cara untuk pembinaan akhlak atau moraldapat dilakukan dengan konsep pembisaan untuk melakukan suatu perbuatan yang dapat berpengaruh baik terhadap jiwa manusia.

Namun hendaklah kita kemukakan bahwa maksud dari pembahasan kita adalah proses pembiasaan dalam berjilbab yang ditanamakan pada siswa SMAN atau pada remaja berusia 17sampai 22 tahun sering disebut dengan masa adolesens. Kepribadian pada masa remaja ini mengalami Osilasi (osciltion = ayunan, bergerak dari satu situasi kesituasi yang lainnya) diantara dua iklim pesikis yang positif dan negatif, diantara ketidak mantapan dan kepercayaan diri. Di dalam diri manusia ada potensi-potensi atau kekuatan-kekuatan, ada yang cenderung kebaikan disebut dengan fitrah dan ada pula yang disebut dengan nafsu yang cenderung pada keburukan.

Oleh karena itu pendidikan akhlak menurut John Dewey adalah pendidikan dengan berbuat dan berkegiatan (learni by doing), yang terdiri dari tolong menolong, berbuat kebaikan dan melayani orng alain, dapat di percaya dan jujur. John Dewey berpendapat bahwa akhlak (moralitas) tidak dapat diajarkan kepada anak dengan melalui cerita-cerita yang di kiasah kepadanya, akan tetapi dapt diajarkan melalui praktek yang manusiawi saja, sehingga kebajikan dan moraliats serta pengertian yang terkandung di dalam cerita-cerita tidak mungkin dipndahkan (ditransformasikan) kedalam jiwa anak untuk menjadi akhlaknya, yang kemudian berinteraksi dengan anak lain berdasarkan atas pemaliharaan keutamaan-keutamaannya, sehingga menghasilkan perilaku yang tetap sebagai watak anak, akhlak (moralitas) hanya dapat diajarkan dengan membiasakan perbuatan praksis.

Pada saat remaja dalam keadaan kekosongan jiwa, maka akanmudah mnerima dan menyesuaikan diri ketika diberikan pendidikan akhlak dengan metode pembiasaan. Dalam hal ini penulis mengemukakan pembinaan akhlak dengan pembiasaan berjilbab.

Ini merupakan pintu gerbang dalam dunia pendidikan dan latihan terbuka lebar-lebar bagi kaum wanita/siswi untuk belajar membiasakan menutup aurat dalam pergaualn sehari-hari. Jilbab bagi wanita muslimah lebih mencerminkan moral/akhlak yang mulia secara Islami, namu jika hal ini belum dapat terwujudkan maka perlu ditinjau kembali jilbabnya atau pribadi orangnya. Dalam hal ini bukan jilbabnya yang salah tapi orang ayang menggunakannya yang keliru dan faktor pendorong ia berjilbab.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU