Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Kamis, 18 Maret 2010

Bahasa Pemrograman

Bahasa Pemrograman

Pemrograman merupakan proses menerjemahkan hasil perancangan sistem ke dalam bentuk yang lebih aplikatif. Pemrograman sangat terkait dengan pemilihan software, dalam hal ini penulis menggunakan software Dreamweaver MX 2004 sebagai editor dan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan XAMPP sebagai web server . Penulis menggunakan bahasa pemrograman PHP karena dalam masa sekarang pemrograman berbasis web sangat diminati. PHP adalah salah satu bahasa Server–side yang didesain khusus untuk aplikasi web, karena bahasa Server–side maka PHP akan dieksekusi di server, sehingga yang dikirimkan ke browser adalah hasil jadi dalam bentuk HTML, dank ode PHP yang dibuat tidak terlihat. PHP termasuk dalam Open Source Product. Jadi dapat dirubah source code-nya dan mendistribusikannya secara bebas. PHP juga diedarkan secara gratis. PHP juga dapat berjalan diberbagai web server semisal IIS, Apache, PWS, XAMPP, WAMPP, dan lain–lain.

Adapun kelebihan dari bahasa pemrograman yang digunakan oleh penulis antara lain :
- PHP mudah dibuat dan kecepatan akesnya tinggi
- PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda dan dalam system operasi yang berbed pula
- PHP diterbitkan secara gratis
- PHP dapat berjalan pada web server Microsoft Personal Web Server, Apache, Xampp, dll
- PHP adalah termasuk bahasa yang embedded (bisa ditempel atau diletakkan pada tag HTML)
- PHP termasuk server–side programming

Ada beberapa editor yang digunakan untuk membuat kode PHP dan merancang web, disini penulis menggunakan Dreamweaver MX 2004 karena software tersebut memiliki kapasitas yang bagus untuk membuat dan merancang sebuah aplikasi web dan memiliki beberapa fitur yang lengkap yang mendukung bahasa server side yaitu PHP.

PHP
PHP ( Hypertext Preprocessor) merupakan program yang dikembangkan secara bersama oleh progremer dari seluruh duniayang menekuni dunia open source. PHP dikembankan khususnya untuk mengakses dan memanipulasi data yang ada di database server open source seperti MySQL. Penemu bahasa pemograman ini adalah Rasmus Lerdorf, scrip PHP merupakan saingan berat ASP. Pada dasarnya memang cara kerja kedua bahasa pemrograman web tersebut memiliki persamaan, yaitu script disisipkan HTML dan dijalankan oleh web server. Sebagai sebuah bahasa pemrograman server-side, PHP juga memiliki keunggulan seperti :

Source program atau script tidak dapat dilihat menggunakan fasilitas view HTML source, yang ada pada web browser, seperti Internet Explorer atau semacamnya
Scrip tersebut dapat memanfaatkan sumber – sumber aplikasi yang dimilki oleh server, seperti misalnya untuk keperluan database connection. Saat ini, PHP sudah mampu melakukan koneksi dengan berbagai database seperti MySQL, Direct MS-SQL, Velocis, IBM DB2, Interbase, PostgreSQL, dBase, FrontBase, Solid, Empress, mSQL, Sybase, FilePro, Unix dbm, Informix dan bahkan semua database yang mempunyai provider ODBC.

Pada aplikasi yang dibuat PHP, saat dijalankan server akan mengerjakan script dan hasilnya dikirim ke web browser.Hal itu menyebabkan aplikasi tidak memerlukan kompatilitas web browser atau harus menggunakan web browser tertentu dan pasti dikenal oleh web browser apapun.

PHP dapat melakukan semua aplikasi program CGI, seperti mengambil nilai form, menghasilkan halaman web yang dinamis, mengirimkan dan menerima cooki. PHP juga dapat berkomunikasi dengan layanan yang menggunakan protocol IMAP, SNMP, POP3, HTTP dan lainnya.

Database Server MySQL
MySQL adalah relation database manajemen system yang merupakan turunan salah satu konsep system dalam database, yaitu SQL ( Structured Query Language ). SQL adalah sebuah konsep pemrograman database.

MS SQL Server adalah salah satu produk Relational Database Management System (RDBMS) populer saat ini. Fungsi utamanya adalah sebagai database server yang mengatur semua proses penyimpanan data dan transaksi suatu aplikasi. Popularitas SQL Server akhir-akhir ini mulai menanjak dan setara dengan pesaing terdekatnya yaitu Oracle 9i dan Oracle 10g. Saat ini versi terbaru adalah SQL Server 2000, sedangkan SQL Server 2005 masih dalam tahap Beta version. Versi 2000 memiliki feature-feature lengkap untuk membangun aplikasi mulai skala kecil sampai dengan tingkat enterprise.

SQL Server 2000 memiliki beberapa versi antara lain :
• SQL Server Personal Edition
• SQL Server Developer Edition
• SQL Server Enterprise Edition
• SQL Server Standard Edition
• SQL Server Desktop Engine
• SQL Server for Windows CE Edition

MySQL merupakan Database Server yang bersifat Open Source, Multiplatform, Berbasis database relasional. Bisa dipakai untuk database pribadi atau pada level korporat berskala kecil hingga besar. Selain bersifat free, ada juga yang bersifat komersial

Keistimewaan MySQL
Portability : berjalan stabil pada berbagai sistem operasi (Windows,Linux, Mac OS, Solaris dsb)

Open Source : didistribusikan secara open source (gratis)
Multiuser : dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik

Performance Tuning : memiliki kecepatan yang baik dalam menangani query sederhana.
Column Types : memiliki tipe kolom yang kompleks, seperti : signed/unsigned integer, float, double, char, varchar, blob, time, datetime, timestamp, year, set serta enum
Command dan Functions : memiliki olpertor dan fungsi secara penuh yang mendukkung perintah SELECT dan WHERE dalam query

Security : memiliki lapisan sekuritas, seperti level subnetmask, nama host dan izin akses user disertai dengan password enkripsi.

• Scalability dan Limits : mampu menangani database dalam skala besar dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris.
• Connectivity : dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket atau Named Pipes.
• Localisation : dapat mendeteksi pesan kesalah (error code) pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
• Interface : memiliki interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan fungsi API (Application Programming Interface).
• Clients dan Tools : dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database
• Struktur Tabel : memiliki struktur tabel yang lebih fleksibeldalam menangani ALTER TABLE dibandingkan Oracle atau PostgreSQL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU