Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Jumat, 19 Desember 2008

Penyakit Tekanan Darah Tinggi

Penyakit Tekanan Darah Tinggi

Pengertian

Ø Penyakit tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah dan jantung yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. (Dep. Kes RI)

Ø Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai pembunuh gelap (Sillent killer) karena termasuk penyakit yang mematikan tanpa disertai gejala-gejala sebelumnya sebagai peringatan bagi penderitaannya. Kalaupun ada gejalanya seringkali dianggap sebagai gejala biasa sehingga penderita terlambat menyadarinya.

Gejala Tekanan Darah Tinggi

Gejala pada penderita tekanan darah tinggi bervariasi pada setiap orang dan hampir sama dengan gejala pada penyakit lainnya.

Gejala penyakit tekanan darah tinggi, yaitu :

- Sakit kepala

- Jantung berdebar-debar

- Mudah lelah

- Penglihatan kabur

- Sering buang air kecil terutama di malam hari

- Telinga berdengung

- Vertigo atau bumi terasa berputar

- Hidung berdarah atau mimisan

Penyebab Penyakit Tekanan Darah Tinggi

Penyakit tekanan darah tinggi sebagian besar tidak diketahui penyebabnya, tetapi diduga karena :

- Stress

- Keturunan

- Merokok

- Kegemukan

- Kurang aktivitas fisik / berolahraga

- Mengkonsumsi minuman keras

- Kelainan ginjal, dll

Akibat Penyakit Tekanan Darah Tinggi

Penyakit tekanan darah tinggi dapat mengakibatkan

- Serangan jantung

- Stroke

- Gagal ginjal

- Payah jantung

- Kebutaan

Orang yang Beresiko Tekanan Darah Tinggi

- Berusia lanjut (45 tahun ke atas)

- Perempuan yang manapouse

- Keluarga yang mempunyai riwayat penyakit darah tinggi

- Orang yang tidak melakukan gaya hidup sehat (kurang gerak, rendah serat, tinggi lemak, dan tinggi garam serta merokok)

Saat Seseorang Disebut Mengidap Tekanan Darah Tinggi

Sebetulnya tekanan darah normal itu sangat bervariasi pada setiap orang, tergantung pada usia dan aktivitasnya sehari-hari. Jika tekanan darah di atas normal maka disebut Tekanan Darah Tinggi. Untuk mengetahui tekanan darah tinggi seseorang normal atau tinggi dapat diukur dengan suatu alat yang disebut tensimeter.

Kategori

Sistolik (mmHg)

Diastolik (mmHg)

Optimal

Normal

Normal tinggi

Hipertensi

Derajat I

Derajat II

Derajat II

<>

<130

130 – 139

140 – 159

160 – 179

³ 180

Dan

Dan

Atau

Atau

Atau

Atau

<>

<>

85 – 89

90 – 99

100 – 109

³ 110

Cara Mencegah Penyakit Tekanan Darah Tinggi

- Memeriksa tekanan darah secara teratur

- Mengurangi makanan yang berkadar garam tinggi

- Melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari

- Melakukan olahraga aerobic (jogging, jalan sehat, renang, bersepeda, senam) selama 20 s/d 60 menit minimal 3 s/d 5 kali seminggu

- Tidak merokok

- Menjaga berat badan agar normal

- Mengendalikan stress

- Cukup istirahat

Penanganan

Penyakit tekanan darah tinggi terutama disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat. Oleh sebab itu untuk membantu penderita agar tidak menjadi lebih parah maka penderita harus melakukan beberapa upaya, yaitu :

- Minum obat anti hipertensi sesuai anjuran dokter

- Turunkan kelebihan berat badan

Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor yang sangat berkaitan dengan penyakit tekanan darah tinggi. Jika dibandingkan dengan orang yang berbadan kurus, maka orang yang berbadan gemuk mempunyai peluang untuk menderita penyakit tekanan darah tinggi.

Ø Lakukan olahraga atau aktivitas fisik

Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung, mencegah munculnya tekanan darah tinggi, mengurangi stress, menurunkan berat badan, membakar lebih banyak lemak di dalam darah dan memperkuat otot jantung.

Ø Hentikan konsumsi kopi, rokok dan alkohol

Selain itu, sebaiknya penderita penyakit tekanan darah tinggi juga menghentikan minum kopi, alkohol, dan rokok. Rokok dapat meningkatkan resiko kerusakan pembuluh darah dengan mengendapkan kolesterol pada pembuluh darah jantung koroner sehingga jantung bekerja lebih keras. Sementara alcohol dapat memacu tekanan darah dan kopi memacu detak jantung.

Ø Lakukan diet dengan benar

Yang dimaksud dengan diet adalah mengatur pola makan yang seimbang, tinggi serat, dan rendah lemak. Dengan diet ini penderita dapat mengurangi berat badannya.

Ø Diet lain yang tidak kalah pentingnya adalah mengurangi penggunaan garam dalam makanan sehari-hari. Dianjurkan untuk mengkonsumsi garam dalam sehari paling banyak 1 sendok teh saja (5 gram). Memperbanyak makanan yang mengandung mineral yang terdapat dalam buah dan sayur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU