Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Minggu, 12 Oktober 2008

Jenis-Jenis Khotmul Qur’an

Jenis-Jenis Khotmul Qur’an

Dilihat dari cara memacanya pengajian qu’an dibagi menjadi dua macam yaitu :

  1. Tingkat rendah, yang diikuti oleh pembaca yang belum hafal Al-Qur’an. Ini biasanya dikuti oleh anak-anak yang baru bisa membaca Al-Qur’an dan masih banyak kesalahan-kesalahan, dalam kegiatan ini diharapkan adan yang membetulkan kalau kesalahan bacaan, tajwid ataupun makhrajnya.
  2. Khotmul qur’an yang diikuti oleh para khuffadz (orang-orang yang hafal Al-Qur’an). dalam kelompok ini cara pelaksanaan kegiatannya sama seperti pada khotmul qur’an jenis pertama, hanya khotmul qur’an jenis yang kedua ini lebih diutamakan.

Ulama-ulama Islam mengutamakan sekali menghafalkan Al-Qur’an, tujuannya dengan menghafal Al-Qur’an mengambil berkah dari perbendaharaan Ilahi dan kekayaan rohaniah yang maha besar di ala mini. Dengan menghafal ayat-ayat terutama pada massa anak-anak akan tertolong dalam penggunaan terminoloi yang halus dan indah, iramanya yang menarik, mukjizat, hikmah, sastra, logika, kisah dan wasiat-waasiat berharga yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Dengan keyakinan bahwa periode anak-anak adalah waktu yang baik itu deengan menggantikan hal-hal yang Islami. Bukan berarti menghapus tradisi tersebut hanya saja mengganti bacaan-bacaannya, misalnya bacaan-bacaan tahlil, atau disebut tahlilan, bacaan-bacaan Al-Qur’an atau disebut kahtaman. Berkat keluwesan ulama-ulama dulu dalam bertablibh maka bid’ah, khurafat, dongeng-dongeng, dan kepercayaan yang bukan-bukan itu bisssa dihindarkan.

Lama-kelamaan upacara khataman Al-Qur’an ini menjadi tradisi masyarakat, misalnya saja anak yang sudah dapat menamatkan Al-Qur’an dengan baik bisanya terdapat pada akhir kitab Al-Qur’an yang disebut khataman. Bagi laki-laki acara ini dilengkapi dengan sunatan dan merupakan inisiasi dalam kehidupan agama Islam. Setelah peristiwa tersebut murid dianggap dewasa dan wajib melaksanakan ibadah seperti puasa dan sebagainya.

Sampai sekarang ini kegiatan khotmul qur’an sering kali dilihat di kampong-kampung baik secara individu maupun kelompok. Ada juga yang dijadikan sebagai perkumpulan kataman Al-Qur’an baiknya buat penghafalan secara otomatis dan memperkuat ingatan. Salah satu syair yang berbunyi :

ولست بناس ماتعلمت نـى الصغر * عارانى أنسى ماتعلمت نىالكبر

Artinya :

“ Saya lihat betapa saya lupa akan yang saya pelajari diwaktu besar, sedang saya tidak pernah lupa dengan yang saya pelajari diwaktu kecil”.

Mengenai tempat kegiatan khotmul qur’an tidak sama pada masing-masing desa. Diantaranya di pusaaat-usat pendidikan, disurau, masjid, serambi guru.

1. Masjid

Pada tiap-tiap negeri (desa) kaum muslimin mendirikan sebuah masjid untuk mengerjakan sembahyang Jum’at dan tempat mengaji Al-Qur’an termasuk juga Khotmul Qur’an. Tetapi masjid ini kurang efektif bila digunakan sebagai tempat khotmul qur’an, di samping bisa mengotori, ditakutkan kesuciannya, karena sebagian dari anggota khotmul qur’an adalah anak-anak.

2. Langgar/mushallah

Langgar /mushallah adalah tempat untuk kegiatan khotmul qur’an. Karena langgar atau mushillah merupakan lembaga pendidikan Islam tingkat dasar atau disebut juga pengajian Al-Qur’an atau terrrrmasuk juga kegiatan-kegiatan keagamaan seperti khotmul Al-Qur’an atau termasuk juga kegiatan-kegiatan keagamaan seperti hkotmul qur’an dan lain-lainnya.

3. Di rumah-rumah

Kegiatan khotmul qur’an juga bisa dilaksanakan di rumah-rumah penduduk atau anggota khotmul qur’an secara bergilir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU