Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Selasa, 29 April 2008

Pengertian Straples dan Draping Kain

STRAPLES

A. Pengertian

Straples adalah atasan yang dipakai oleh wanita tanpa garis leher dan lengan dari batas dada sampai bawa pinggang + 4 cm.

B. Sistematika Pembuatan Pola Straples

1. Mendesain model streples.

2. Memasang pita pada dress form sesuai dengan model straples, lalu di jalur dengan benang sewarna dengan pita pipi.

3. Menyediakan kain yang dibutuhkan

4. Mengukur kain dengan mengukur pada bagian dress form yang paling tinggi dan lebar.

5.

15,5 cm

20,5 cm

Lalu ukur kain tersebut dengan ukuran dan potong kain tersebut.

Ø Di dada = 9,5 + 5 = 15.5

Ø Panjang dada = 33 + 6 = 39

Ø

20,5 cm

Vk. Panjang kemben = 30 + 6 = 36

Ø Lebar dada terbesar = 14,5 + 6 = 20,5 39 cm

Ø Lebar pinggul terbesar = 10 + 6 + = 16

6. Kain yang sudah dipotong di letakkan / tempelkan pada bagian muka dan di beri tanda batas kemudian di semat lalu di beri tanda dengan pensil.

7. Supaya pas pada dress form bahan straples di tarik ke sisi lalu di semat dengan jarum.

8. Gabungkan semua pola muka yang sudah di beri tanda dan jelujur.

9. Sebelumnya mengukur bagian belakang dengan di bagi 4 potongan

10. Di ukur pada kain dan di potong / digunting.

11. Cara menempelkan kain bagian belakang,kita menempelkan kain dari tengah belakang. Lalu di tarik ke garis prinses kita semat dengan jarum.

12. Dada dari sisi kita tarik ke garis prines dan di semat dengan jarum lalu di gabungkan semua dengan di di jelujur.

13. Paskan straples pada dress form.

14. Finishing

C. Analisis Desain

- Terdapat 2 princes dan belahan jahitan pada TM muka.

- Terdapat 4 bagian.

- Panjang kemben / straples pada garis bawah pinggang turun + 4 cm.

- Pada bagian atas berbentuk lengkung segi tiga.

- Bagian belakang terdapat 4 bagian.

- Terdapat 2 princes

- Terdapat resleting pada TB belakang.

- Bagian atas punggung melengkung ke bawah.

- Panjang straples pada bawah pinggang


DRAPING KAIN

A. Pengertian

Draping kain adalah melangsaikan pada badan / sesuatu, tanpa digunting dan tanpa di jahit mesin sehingga menjadi busana / pakaian / hiasan tertentu. Dan hanya dengan bantuan jarum pentul.

B. Sistematika Pembuatan pola Driping kain

1. Menyiapkan desain

2. Menyiapkan alat dan bahan

3. Memasang kain pada badan bagian atas dada depan dengan lipatan + 3 cm lalu semat dan di jelujur.

4. Menarik bagian bawah ujung kain ke bahu sampai jatuh kepinggang semat dengan jarum pentul.

5. Bagian ujung kain yang satunya di balutkan dari pinggang belakang ke pinggang bagian depan kiri, semat sisi kain bentuklah seperti mawar.

6. Ratakan lipitan-liptan pada bagian depan.

7. Bagian belakang bentuklah lipitan-lipitan pada bagian depan.

8. Lilitkan kain pada bagian-bagian selanjutnya sesuai dengan desain dengan alat-alat Bantu.

9. Cara mengerjakan draping kain harus rapi.

10. Memasang assesoris yang sesuai.

C. Alat dan Bahan yang diperlukan untuk Draping Kain

Alat-alat Bantu :

1. Jarum pentul tanpa kepala berwarna.

2. Veterband untuk tali pengikat

3. Peniti, jepit, karet gelang

4. Jarum tangan + benang jika perlu

5. Gunting

Bahan :

1. Menyiapkan desain

2. Menyiapkan alat dan bahan

3. Memasang kain pada badan, pertama adalah untuk bagian-bagian yang nanti nakan jatuh/terletak didalam atau akan ditutup sebagian.

4. Lilitkan kain-kain pada bagian-bagian selanjutnya sesuai desain dengan alat-alat Bantu.

5. Kerjakan draping kain hingga selesai dan rapi.

6. Memasang asesories yang sesuai sehingga pakaian tersebut indah dan menarik.

D. Kebaikan dan keburukan Draping kain

Kebaikan Draping Kain :

1. Bahan kain tetap utuh jika dilepas karena kain tidak digunting-gunting

2. Cepat dalam pembuatannya.

3. Hemat, karena bahan dapat digunakan kembali.

4. Dapat dibuat berbagai desain busana atau lenan rumah tangga yang sesuai.

5. Desain dapat dibentuk hingga berkesan mewah / mahal

6. Unik dan eksklusif

Keburukan Draping Kain :

1. Busana yang dibuat hanya untuk sekali pakai, karena sesudah di pakai pasti dilepas / dibongkar dari badan / bendanya.

2. Gerakan badan harus hati-hati.

3. Pakaian tersebut tidak begitu kuat, karena tidak dijahit mesin.

4. Membutuhkan ketrampilan khusus, ketelitian dan kerapian dalam pengerjaannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU