Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Rabu, 08 Juli 2009

KONSEP PEKERJAAN IDEAL


KONSEP PEKERJAAN IDEAL


Kalau merujuk pada definisi teoritis tentang arti kata “ideal” tabf sebenarnya, maka tata letak yang memisahkan realita ideal dan realita actual tentang pekerjaan yang kita hadapi saat ini sudah benar.
Pekerjaan ideal itu ada dan perlu kita pahami dalam rumusan konsep. Tetapi harus dengan pengakuan akan terjadi dalam arti secara matematis/actual/ William james (1842 -1909), seorang pakar psikologi, mengatakan ideal itu bagaikan bintang dilangit. Jangan pernah berpikir tangan anda dapat menggapainya tetapi pilihlah sebagai petunjuk yang harus anda ikuti untuk meraih nasib yang anda pilih.
Advance dictionary menerjemahkan kata ideal sebagai berikut : (something) contrasted with real, existing only in the imagination; not like to be achieved”
Definisi demikian sudah klop dengan tatanan ilmiah dimana langit sebagai destinasi ideal dan bumi adalah kenyataan actual. Langit itu ada tetapi tidak satupun orang dapat menggapainya secara fisik. Munculnya gap internal di dalam diri seseorang tentang pekerjaannya adalah kesalahan mengartikan dan menggunakan senjata kata “ideal”. Kesenjangan internal terjadi karena orang memaksakan ideal untuk terjadi secara fisik dan menolak peristiwa actual dalam arti keinginan untuk membuat tata letak yang sebaliknya. Beberapa kerugian yang akan diterima oleh aksi memutarbalikkan fungsi dan arti ideal ini dalam pekerjaan dapat diprediksikan sebagai berikut :
Miskin konteks secara menyeluruh tentang pekerjaan terutama dari mana, bagaimana dan dengan siapa saja pekerjaan akhirnya diselesaikan. Kemiskinan konteks (interconetedness) disebabkan oleh keterbatasan pemahaman atas pekerjaan yang dibatasi oleh pikiran menolak materi pekerjaan.
Perasaan tidak bahagia, tidak senang dan tidak antusias menjalani pekerjaan karena pekerjaan yang telah ditukar dengan waktu, tenaga dan pikiran itu hanya dijiwai setengah-setengah.
Tidak yakin dan tidak bangga dengan pekerjaan dan jabatan yang disandangnya sehingga dengan gampang menggunakan senjata pasrah atau melempar tanggung jawab kepada orang lain.
Tidak memiliki sikap penilaian rasional atas orang lain dan keadaan di tempat kerja atau mengidap penyakit yang diistilahkan dengan “critical spirit”, di seseorang cenderung melihat dari sudut paling negative tentang dirinya, orang lain dan keadaan.
Lebih banyak ruginya ketimbang untungnya baik secara pendapatan material dan non material. Kalau kita tidak menerima sepenuh hati pekerjaan yang kita jalani bagaimana mungkin orang mempercayai hasil pekerjaan kita ? selain itu, kualitas pengalaman seseorang seringkali diwakili oleh “how good” bukan “how long” how good adalah lambang bagaimana orang memaknai peristiwa yang dialami melalui apa yang dilakukan terhadap peristiwa yang dialami melalui apa yang dilakukan terhadap peristiwa tersebut.
Dari uraian diatas reasanya sudah terjawab bahwa anda tidak akan menemukan pekerjaan ideal dari orang lain kecuali anda menciptakannya sendiri yang exist secara emosi, mental, pikiran, sikap dan keyakinan agar rumusan tersebut berfungsi sebagai inspirator / motivator untuk terus maju meraih bentuk kesuksesan pekerjaan yang anda pilih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU