Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Minggu, 26 Juli 2009

Jangan Picingkan Mata di Depan Komputer

Jangan Picingkan Mata di Depan Komputer

Ada kabar penting bagi anda pengguna computer. Banyaklah berkedip ketika mata tengah menatah monitor atu LCD. Alih-alih berkedip, ternyata para pengguna computer lebih suka memicingkan matanya. Akibatnya, seperti hasil penelitian yang diusung oleh Universitas Ohio, tindakan memicingkan mata tersebut akan berakibat pada kondisi yang disebut “mata kering”, sehingga dapat menimbulkan iritasi dan peradangan.
Sebab, memicingkan mata justru akan membuat kekerapan mengedipkan mata menjadi menurun, kecenderungan memicingkan mata tersebut juga dilakukan oleh mereka yang tengah membaca buku.
Mengedipkan mata, sejatinya berfungsi untuk terus membasahi mata. Sehingga jika aktivitas kita ternyata membutuhkan membaca dengan cukup intens, ataupun pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan proses (menganalisa secara) visual terus menerus, maka kegiatan berkedip kita akan jauh dibawah normal tanpa kita sadari.
Sebab, orang tanpa sadar akan lebih banyak memicingkan matanya, ketimbang berkedip. Beberapa kali picingan mata, ternyata menurunkan kekerapan kedipan mata hampir setengahnya. Jika biasanya kita berkedip sebanyak 15 kali per menit, ma gara-gara memicingkan mata maka kekerapan kedipan hanya menjadi sekitar 7,5 kali per menit. Akibatnya, ya mata menjadi kering dan bias menimbulkan peradangan.
Mengapa orang terkadang tanpa sadar memicingkan matanya ? sebab memicingkan mata pada dasarnya dilakukan untuk dua tujuan : pertama adalah untuk meningkatkan daya lihat khususnya untuk membantu membuat lebih jelas obyek yang di luar fokus mata, dan kedua adalah untuk mengurangi tingkat sinar yang masuk dari obyek yang memberikan cahaya menyilaukan.
Dan yang pasti, mereka yang bekerja dengan computer ternyata kerap tidak sadar bahwa dia “lebih memilih” memicingkan matanya ketka di depan monitor atau LCD, ketimbang berkedip.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU