Mungkin Ini Yang Bisa Saya Bagi Kepada Anda
Jika Kurang Berkenan Dengan Artikel Yang Saya Posting, Saya Menghaturkan Maaf, Bila Anda Puas Dan Senang Dengan Artikel Saya Sudah Selayaknya Anda Bisa Berbagi Kepada Anak Yatim Piatu Atau Tetangga Anda Yang Kurang Mampu. Saya yakin dengan berbagi, masalah atau hal yang kita kerjakan akan cepat selesai.

Sabtu, 24 Mei 2008

Analisis Investasi

ANALISIS INVESTASI

Pada dasarnya suatu investasi ke dalam berbagai jenis aset atau proyek akan berkaitan dengan keinginan untuk mendapatkan kompensasi atau perolehan dari investasi tersebut. Karena setiap investasi berkaitan dengan masalah uang, maka investasi itu akan selalu berkaitan dengan masalah nilai waktu dari uang (time value of money), yang membicarakan mengenai bunga (interest factor) atau discounting cash liow (DCF).

Hal terpenting yang harus diperhatikan dalam mengevaluasi ialah pelaksanaan penilaian yarg didasarkan pada aliran kas (cash flov.), baik kas keluar (cash out 17ow) maupun aliran kas ke dalam (cash in flow) yang berfluktuasi sebagai akibat, dan kegiatan investasi.

'Net cash floW'-nya ialah hasil (proceed) yaitu selisih dari penghasilan investasi (project revenue) dengan operating expenditure. Dalam hal ini, tentu saja peranan diskonto (discounting cash flow DCF) ialah sebagai instrumen untuk mengukur berhasil tidaknya kegiatan investasi.

Teori ekonomi klasik menyebutkan bahwa perusahaan (investor) akan beroperasi pada titik ketika "marginal revenue" sama dengan "marginal cost" dan dalam hal ini tentu saja setiap individu atau badan menginginkan setiap investasinya akan menghasilkan lebih besaatinggi daripada biaya modal marginal. a. Waktu dan nilai uang

Dalam kehidupan sehari-hari. sering kita mendengar suatu ungkapan yang menonjolkan pentingnya faktor waktu, sehingga timbul peribahasa "waktu adalah uang" (time is money). lni merupakan suatu ungkapan yang mengukur pentingnya menghargai waktu dengan tolok ukur uang Namun demikian, yang akan diuraikan di sini selanjutnya bukan mengenai penghargaan terhadap waktu seperti di atas tetapi mengukur nilai uang berdasarkan waktu. Dalam hal ini, akan kita bahas pengaruh waktu terhadap nilai uang. yang dalam teori seringkali diseput sebagai "Mai waktu dad uang" (Time Value of Money).

1) Faktor ketidakpastian

Dengan dasar pemikiran demikian, secara nyata. pada umumnya orang-orang akan menerima sejurnlah uang pada saat sekarang daripada haruS menerima uang dalam jumlah yang sama pada waktU yang akan datang. Sebaliknya, pihak-pihak yang saat ini mempunyai kewajiban-kewajiban pembayaran kepada pihak lain tentunya akan lebih suka untuk menangguhkan pembayarannya ke waktu yang akan datang daripada membayarnya saat ini. Karena, dengan tetap memiliki uang tunai maka mereka berkesempatan untuk menerima hasil bila uangnya digunakan untuk menabung atau investasi.

2) Perolehan bunga sebagai balas jasa

Apabila orang-orang memiliki uang menyerahkan uangnya kepada para pengguna modal selama waktu tertentu, maka atas pengorbanan waktu selama uang tersebut dipaka pihak lain itu mereka akan memperoleh semacam "basil sewa"atau "balas jasa", yang oleh para pengguna modal disebut sebagai biaya modal (cost of capital) atau lazim disebut sebagai bunga (interest).

Dalam hal penyerahan uang tersebut dilakukan atas dasar "bagi hasil", maka kelebihan uang dari pokok yang diserahkan disebut sebagai "bagian hasil" atau."bagian keuntungan".

Untuk menghitung "jasa" atau -bunga.dapat dilakukan dengan menggunakan konsep-konsep yang didasarkan pada nilar waktu dan uang (time value of money) sebagai berikut :

- nilai yang akan datang

- nilai sekarang

- nilai yang akan datang dari suatu anuitas

- nilai sekarang dari suatu anuitas

- nilai sekarang dari suatu arus dana tidak terbatas

- faktor perbaikan modal (capital recovery factor)

- Menghitung besarnya bunga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

POSTING TERBARU